Harga Emas Naik Didukung Komentar The Fed  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi emas batangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi emas batangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa, 29 Maret 2016 (Rabu pagi WIB, 30 Maret). Sebab, Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen mengisyaratkan pendekatan hati-hati untuk kebijakan moneternya.

    Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 15,7 atau 1,29 persen menjadi menetap di US$ 1.235,80 per ons.

    Logam mulia mendapat dukungan karena Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen menyampaikan pidato untuk Ekonomi Club of New York, Selasa. Ia menunjukkan kepercayaan terhadap The Fed yang akan berhati-hati dengan waktu kenaikan suku bunga acuannya.

    Sejak pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Maret, para pedagang percaya The Fed akan menaikkan suku utama 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan FOMC pada Juni.

    Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen adalah pada 7 persen pada pertemuan April 2016 dan 28 persen pada pertemuan Juni 2016.

    Emas mendapat dukungan lebih lanjut ketika indeks dolar Amerika turun 0,78 persen menjadi 95,22 pada pukul 19.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

    Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti, jika dolar naik, emas berjangka akan jatuh. Sebab, emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

    Para pengamat mengatakan, karena ekonomi Amerika mulai pulih, kalangan perbankan menjadi lebih berani mengambil risiko dalam ekonomi yang bullish. Sebagai akibatnya, hal itu berpotensi melepaskan beberapa kelebihan cadangan mereka, membanjiri ekonomi dengan uang tunai, dan menyebabkan inflasi. Tujuan The Fed adalah menyerap sekitar 2,5 triliun dolar Amerika dari cadangan berlebih bank-bank.

    Namun logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut karena laporan yang dirilis pada Selasa oleh conference board yang berbasis di New York, menunjukkan kepercayaan konsumen meningkat 2,2 poin menjadi 96,2 pada Maret.

    Para analis mencatat komponen pekerjaan masih menunjukkan penguatan, yang bisa menyiratkan laporan pekerjaan bulanan kuat, yang akan dirilis pada Jumat.

    Perak untuk pengiriman Mei naik 4,3 sen atau 0,28 persen menjadi ditutup pada 15,233 dolar Amerika per ons. Platinum untuk pengiriman April naik 20,5 dolar Amerika atau 2,17 persen menjadi ditutup pada 965,20 dolar Amerika per ons. Demikian laporan Xinhua.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?