BBM Mau Turun, Organda Bahas Tarif Angkutan Siang Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang berada di depan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 9 Juli 2015. Untuk mengantisipasi arus mudik dan balik 2015, Terminal Kampung Rambutan menyiapkan armada sebanyak 7.923 bus reguler dan 490 bus bantuan. TEMPO/Frannoto

    Seorang penumpang berada di depan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 9 Juli 2015. Untuk mengantisipasi arus mudik dan balik 2015, Terminal Kampung Rambutan menyiapkan armada sebanyak 7.923 bus reguler dan 490 bus bantuan. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Angkutan Darat (Organda) pada Selasa siang, 29 Maret 2016, tengah menggelar rapat membahas tarif angkutan menyusul rencana pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak pada 1 April mendatang.

    Kepala Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan menyatakan pihaknya untuk sementara belum memutuskan apakah akan menurunkan tarif atau tidak. "Hari ini kami rapat evaluasi membahas rencana penurunan harga BBM. Kan, baru efektif per 1 April," ujarnya saat dihubungi Tempo, Selasa.

    Ia menuturkan akan mengkaji ulang dan menyesuaikan besaran tarif untuk taksi, bus kecil, dan bus kota seiring dengan penurunan harga BBM. "Belum bisa bicara sekarang, tergantung besarnya penurunan harga BBM, apa Premium, apa solar," ucapnya.

    Baca Juga: Harga Baru BBM Diumumkan April Mendatang

    Shafruhan mengatakan Organda sudah memiliki rumus untuk menghitung berapa besar perubahan tarif berkaitan dengan harga BBM.

    Sedangkan Ketua Umum Organda Andrianto Djokosoetono menyerahkan kebijakan perubahan tarif kepada masing-masing daerah. "Soal tarif kami serahkan keputusannya kepada pemerintah daerah dan Organda setempat," ujarnya melalui pesan pendek.

    Pemerintah berencana menurunkan harga BBM per 1 April 2016. Tapi harga baru BBM tidak akan mencapai harga keekonomiannya. Menteri Energi dan Sumber Daya Sudirman Said mengatakan, meski begitu, penurunan harga akan dirasa cukup signifikan.

    AHMAD FAIZ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...