Pabrik Baru Semen Indonesia Telan Investasi Rp 5 Trilliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kanan), didampingi Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto (kiri) saat peluncuran nama dan logo baru PT Semen Indonesia, di Surabaya, Senin (7/1). ANTARA/Eric Ireng

    Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kanan), didampingi Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto (kiri) saat peluncuran nama dan logo baru PT Semen Indonesia, di Surabaya, Senin (7/1). ANTARA/Eric Ireng

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk berencana mulai membangun pabrik di Kabupaten Pidie, Aceh pada bulan depan. Adapun, pabrik tersebut akan menelan investasi Rp5 triliun. Pabrik ini akan dibangun di atas lahan 1.500 hektare.

    Berdasarkan siaran pers yang diterima Bisnis.com, Rabu (23 Maret 2016), Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengatakan, pabrik akan berada di Kecamatan Laweung, Pidie.

    "Groundbreaking mudah-mudahan akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kami menargetkan pabrik dapat beroperasi penuh pada 2020. Produksinya akan ditujukan untuk memenuhi permintaan semen di Aceh, Sumut, Riau dan Kepri. Kami melihat pertumbuhan konsumsi semen di wilayah ini akan semakin meningkat," paparnya ketika menemui Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

    Zaini menyambut baik rencana perseroan ini. Dia berharap, pembangunan pabrik mampu menyerap 3.000 tenaga kerja lokal dan alih teknologi. Dia juga meminta operasional pabrik ramah lingkungan. "Limbahnya jangan sampai merugikan masyarakat," ucapnya.

    Zaini menambahkan, pemprov akan mendukung penuh rencana investasi tersebut, termasuk untuk perizinan. Adapun, pabrik secara jangka panjang diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Aceh.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.