Indonesia Duduki Posisi ke-4 Destinasi Wisata Muslim Dunia  

Reporter

Pengunjung menaiki menara Masjid Agung Bandung saat ngabuburit, menanti waktunya berbuka puasa di Bandung, 6 Juli 2014. Selama Ramadhan, menaiki menara kembar Masjid Agung menjadi wisata bagi umat muslim saat ngabuburit. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Wisata Muslim Global MasterCard-CrescentRating (GMTI) 2016 menjadikan Indonesia negara keempat terpopuler yang dikunjungi wisatawan muslim dunia. "Indonesia berhasil naik dua peringkat dan menempati posisi keempat dunia," tutur CEO CrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardeen di Hotel Pullman, Thamrin, Rabu, 23 Maret 2016.

Fazal mengatakan Indonesia di posisi keempat setelah Turki, Uni Emirat Arab, dan Malaysia. Negara jiran itu menduduki posisi pertama. Menurut dia, Malaysia berhasil mempertahankan posisinya sebagai negara destinasi wisatawan muslim terpopuler.

Malaysia mencatat sekitar 6 juta wisatawan muslim. Sementara Indonesia, sepanjang 2015 mendatangkan 1,3-2 juta wisatawan muslim. Jumlah ini diperkirakan akan terus tumbuh dari tahun ke tahun.

GMTI memperkirakan, total wisatawan muslim yang berkunjung ke berbagai negara mencapai 117 juta jiwa. Pada 2020 diprediksi bakal meningkat 10 persen atau 168 juta wisatawan muslim. "Proyeksi nilai pasarnya mencapai US$ 200 miliar."

Menurut dia, Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan muslim. Apalagi Indonesia memiliki banyak destinasi yang beragam dari Sabang hingga Merauke. Syaratnya hanya berupa sertifikasi dan literasi bahwa makanan Indonesia halal.

"Pemerintah juga harus mempermudah wisatawan muslim berkunjung ke Indonesia," kata Fazal. Menurut dia, banyak destinasi wisata yang tidak dimiliki negara lain. Karena itu, Indonesia sebenarnya memiliki peluang yang jauh lebih besar ketimbang Malaysia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, potensi pasar wisatawan muslim sangat besar di dunia. Pihaknya berencana untuk meningkatkan jumlah wisatawan muslim yang masuk Indonesia. "Siapa yang memberi pelayanan terbaik ke pelanggan pasti akan memenangkan pasar," tuturnya.

GMTI 2016 adalah lembaga penelitian yang komprehensif mencatat pertumbuhan wisatawan muslim di dunia. GMTI menganalisis dan meneliti di 130 destinasi wisata di dunia.

AVIT HIDAYAT






Hertz Bisnis Rental Mobil di Indonesia Gandeng Tunas Rent

5 hari lalu

Hertz Bisnis Rental Mobil di Indonesia Gandeng Tunas Rent

Perusahaan rental mobil nasional Tunas Rent berdiri lebih dari 20 tahun lalu. Hertz melihat jumlah wisatawan dfi Indonesia sebagai peluang.


SMK di Batam Jadi Pusat Belajar Guru Pariwisata se-Indonesia

29 Agustus 2022

SMK di Batam Jadi Pusat Belajar Guru Pariwisata se-Indonesia

Para guru pariwisata dari seluruh Indonesia akan belajar di SMKN 2 Batam. Mereka nantinya akan menyampaikan pada siswanya dan membuat paket wisata.


Alasan Anda Harus Mempertimbangkan Membuka Usaha Agen Perjalanan

5 Agustus 2022

Alasan Anda Harus Mempertimbangkan Membuka Usaha Agen Perjalanan

Kembali bangkitnya pariwisata setelah dihantam pandemi membuat agen perjalanan menjadi peluang usaha yang menarik untuk dilirik.


Ikuti Sprint Oceanman Jarak 2 Kilometer, Sandiaga Ingin Memotivasi Para Peserta

2 Juli 2022

Ikuti Sprint Oceanman Jarak 2 Kilometer, Sandiaga Ingin Memotivasi Para Peserta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan event Oceanman Bali 2022 menjadi momentum bagi kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di Bali.


Sektor Pariwisata Thailand Kehilangan 1,45 Juta Pekerjaan Selama Covid-19

30 Maret 2021

Sektor Pariwisata Thailand Kehilangan 1,45 Juta Pekerjaan Selama Covid-19

Thailand telah kehilangan sekitar 1,45 juta pekerjaan pariwisata selama pandemi Covid-19, termasuk 400.000 pekerjaan pada kuartal pertama.


IOF Dorong Pehobi Ubah Mobil Off-Road Jadi Kendaraan Bisnis Pariwisata

27 Maret 2021

IOF Dorong Pehobi Ubah Mobil Off-Road Jadi Kendaraan Bisnis Pariwisata

Pengurus IOF dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menggiatkan bisnis pariwisata, off-road, serta rescue dengan melibatkan pehobi off-road.


Didatangi Arief Yahya, Sandiaga Uno: Kami Mendapat Masukan Banyak Sekali

7 Januari 2021

Didatangi Arief Yahya, Sandiaga Uno: Kami Mendapat Masukan Banyak Sekali

Menparekraf Sandiaga Uno mendapat kunjungan spesial dari mantan Menparekraf Arief Yahya pada Rabu, 6 Januari 2021.


Libur Panjang, 14 Ribu Pengunjung Datangi Objek Wisata di Gunung Kidul

29 Oktober 2020

Libur Panjang, 14 Ribu Pengunjung Datangi Objek Wisata di Gunung Kidul

Selama dua hari terakhir di masa libur panjang ini tercatat sekitar 14.000 pengunjung telah mendatangi objek wisata di Gunung Kidul, Yogyakarta.


Kemenparekraf: Tur Virtual Bisa Bangkitkan Sektor Pariwisata

22 Agustus 2020

Kemenparekraf: Tur Virtual Bisa Bangkitkan Sektor Pariwisata

Kemenparekraf mengatakan tur virtual bisa menggairahkan sektor pariwisata saat pandemi usai.


Gantikan Erick Thohir, Arief Yahya Jadi Dirut Perusahaan Induk ANTV

21 Agustus 2020

Gantikan Erick Thohir, Arief Yahya Jadi Dirut Perusahaan Induk ANTV

Mantan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, diangkat menjadi Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk. atau induk perusahaan ANTV milik grup Bakrie.