Kapal Cina Berulah, Jokowi Beri Instruksi Khusus Menteri Susi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) menyerahkan DIPA tahun 2016 kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) di Istana Negara, Jakarta, 14 Desember 2015. ANTARA/Pool - Wisnu

    Presiden Jokowi (kanan) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) menyerahkan DIPA tahun 2016 kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) di Istana Negara, Jakarta, 14 Desember 2015. ANTARA/Pool - Wisnu

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi Sapto Pribowo, mengatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susu Pudjiastuti akan melaporkan ulah kapal Coast Guard Cina yang diduga sengaja menabrak kapal ilegal penangkap ikan yang ditarik Indonesia. Presiden pun, kata Johan, sudah menyiapkan instruksi khusus untuk Susi.

    "Nah, apa yang diinstruksikan Presiden kepada Menteri KKP saya belum tahu," ujar Johan di Kompleks Istana Negara, Senin, 21 Maret 2016.

    Diberitakan sebelumnya, Sabtu pekan lalu, KP Hiu berupaya menangkap KM Kway Fey 10078. Kapal itu disebut sebagai pelaku penangkapan ikan ilegal asal Cina di Perairan Natuna.

    Proses penangkapan itu tidak berjalan mulus. Sebabnya, ada campur tangan dari kapal Coast Guard Cina yang secara sengaja menabrak KM Kway Fey 10078. Hal itu diduga untuk mempersulit KP Hiu 11 menarik masuk KM Kway Fey 10078.

    Menurut Susi, kejadian pekan lalu tersebut bukan pertama kalinya. Pada 2013, kejadian serupa terjadi di mana sejumlah kapal asal Cina mengejar dan mengancam kapal Indonesia agar melepas kapal penangkap ikan ilegal yang mereka tarik.

    Johan mengaku tidak tahu kapan Susi akan melapor kepada Presiden Joko Widodo. Namun, ia mendapat kabar bahwa Susi akan berkunjung ke Istana hari ini meski belum diketahui agendanya apa.

    "Kalau pun benar datang, itu hal biasa," ujar Johan mengakhiri.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.