Menteri Susi: Ada 20 Kapal Serupa MV Viking Masih Berkeliaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Detik-detik peledakan kapal MV Viking buronan Interpol Norwegia di Kawasan Cagar Alam Pasir Putih, Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, 14 Maret 2016. Kapal yang ditangkap di perairan Indonesia ini akan dijadikan monumen setelah diledakkan. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Detik-detik peledakan kapal MV Viking buronan Interpol Norwegia di Kawasan Cagar Alam Pasir Putih, Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, 14 Maret 2016. Kapal yang ditangkap di perairan Indonesia ini akan dijadikan monumen setelah diledakkan. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COJakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan masih terdapat sekitar 20 kapal yang menyerupai MV Viking yang berkeliaran. Hal itu berdasarkan kesaksian kapten kapal MV Viking yang saat ini tengah diperiksa.

    "Kapal-kapal itu menyerupai kapal hantu karena tidak pernah memiliki identitas. Di dalam kapal saja ada 30 bendera. Kapal ini stateless," kata Susi di kediamannya di Jalan Widya Chandra V, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Maret 2016.

    Susi mengungkapkan, dalam satu trip atau delapan bulan, kapal-kapal semacam MV Viking dapat menghasilkan US$ 20 juta atau sekitar Rp 280 miliar. "Dalam setahun, mereka bisa melakukan 1-3 trip. Sudah saatnya itu semua kita hentikan," ujarnya.

    Baca Juga: Kenapa Menteri Susi Berani Tenggelamkan Kapal Viking?

    Saat ini, menurut Susi, kepolisian telah mendapat petunjuk yang mengarah pada pemilik MV Viking. Kementerian Kelautan melibatkan beberapa negara untuk menyelidiki kapal berbendera Nigeria yang menjadi buronan Interpol sejak 2013 tersebut.

    "Karena ada perusahaan dari beberapa negara yang terlibat, baik dalam hal logistik suplai maupun penerimaan ikan," tutur Susi. Kerja sama itu dilakukan bersama negara-negara ASEAN, seperti Singapura, Thailand, Myanmar, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

    Selain itu, negara-negara Eropa, seperti Spanyol, Belanda, dan Inggris, dilibatkan dalam penyelidikan. "Kami juga bekerja sama dengan Kanada, Australia, Cile, Peru, Argentina, Afrika Selatan, Nigeria, dan Hong Kong," ucap Susi.

    Baca: Ketika Susi, Menteri Lulusan SMP, Kuliahi Mahasiswa Harvard

    Pada 14 Maret 2016, kapal MV Viking ditenggelamkan. Kapal tersebut ditenggelamkan tidak dengan ditembak atau diledakkan, tapi dengan ditabrakkan ke karang yang berada di kawasan Cagar Alam Pantai Barat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

    Penenggelaman kapal itu diharapkan menjadi peringatan bagi kapal asing yang masih nekat melakukan illegal fishing. Kapal MV Viking hanya ditenggelamkan sebagian dan bangkainya dijadikan monumen keberhasilan pemerintah dalam memerangi illegal fishing. MV Viking ditangkap di perairan Kepulauan Riau pada 26 Februari 2016.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.