Ini Produk Israel yang Diimpor Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengetuk palu sebagai tanda dibukanya KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2015. KTT Luar Biasa ke-5 OKI membahas mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo mengetuk palu sebagai tanda dibukanya KTT Luar Biasa ke-5 OKI di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2015. KTT Luar Biasa ke-5 OKI membahas mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Balai Pusat Statistik, Sasmito Hadi Wibowo, memaparkan produk-produk Israel yang diimpor oleh Indonesia. Menurut dia, produk yang paling banyak diimpor pada 2015 lalu adalah kondensor, turbin di bawah 40 megawatt, dan besi tua.

    "Itu pun setahun nilainya masing-masing antara US$ 2-8 juta saja. Relatif kecil dibanding total impor pada 2015 lalu," kata Sasmito saat dihubungi, Sabtu, 12 Maret 2016. Total impor Indonesia pada 2015 sendiri, menurut data di BPS, sebesar US$ 142,69 miliar.

    Baca juga: Boikot Produk Israel dan 23 Butir Deklarasi KTT OKI di Jakarta

    Sasmito pun mengatakan, produk-produk Israel tersebut pada umumnya diimpor dari negara ketiga. "Kebanyakan dari Singapura. Singapura mengambil fee saat kapal mampir," ujar Sasmito menjelaskan.

    Saat dikonfirmasi pada 11 Maret lalu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo juga membenarkan bahwa produk-produk yang berasal dari Israel masuk ke Indonesia melalui negara ketiga.

    Baca juga: Ini Permintaan Presiden Palestina di KTT OKI 2016 

    Menurut Iman, ada beberapa produk mesin industri dari Israel yang beredar di Indonesia. "Saya juga lagi cek produk kosher," ujarnya. Produk kosher merupakan produk yang dianggap halal bagi orang Yahudi.

    Dalam penutupan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Indonesia beberapa waktu yang lalu, Jokowi mengatakan bahwa OKI perlu meningkatkan tekanan terhadap Israel melalui sejumlah langkah konkret, salah satunya dengan memboikot produk Israel yang dihasilkan di wilayah pendudukan atau wilayah Palestina yang dikuasai Israel.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.