Menggapai Next Level dengan Pilihan Tepat  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam fase kehidupan, saat dimana berhenti berkembang maka saat itulah kematian dimulai. Kematian bukan hanya secara jasmani saja namun juga dalam hal non jasmaniah. Jiwa, karir, hingga kesehatan bila tidak terus dijaga perkembangannya maka akan mengalami degradasi dan menuju kematian.

    Dalam fase kehidupan, saat dimana berhenti berkembang maka saat itulah kematian dimulai. Kematian bukan hanya secara jasmani saja namun juga dalam hal non jasmaniah. Jiwa, karir, hingga kesehatan bila tidak terus dijaga perkembangannya maka akan mengalami degradasi dan menuju kematian.

    INFO BISNIS - Dalam fase kehidupan, saat dimana berhenti berkembang maka saat itulah kematian dimulai. Kematian bukan hanya secara jasmani saja namun juga dalam hal non jasmaniah. Jiwa, karir, hingga kesehatan bila tidak terus dijaga perkembangannya maka akan mengalami degradasi dan menuju kematian.

    Salah satu hal yang sering memicu berhentinya perkembangan hidup adalah comfort zone. Zona nyaman ini sering dianggap jadi tujuan sehingga ketika mencapai zona ini maka cukup sudah perjuangan. Tidak ada salahnya menikmati hasil yang telah dicapai. Namun bila kita terlalu menikmatinya, comfort zone bisa menggerogoti spirit untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik. Padahal, kita dilahirkan untuk menjadi lebih baikto be someone better. Jangan menyerah dengan kenyamanan yang ada.

    Masing-masing dari kita memiliki comfort zone dalam porsi yang berbeda-beda. Ada dua pilihan umum dalam merespon comfort zone. Kita bisa bertahan pada situasi comfort zone tersebut, meski berarti kita berada pada zona tanpa perkembangan, atau kita dapat men-challenge comfort zone kita untuk kemudian melompat dan menapaki level selanjutnya dari kesuksesan saat ini.

    Ketika kita memilih untuk meninggalkan comfort zone, dimana pilihan ini adalah yang lebih baik, bukan berarti kita serta merta langsung memutuskan untuk meninggalkan apapun yang berkaitan dengan kondisi kita saat ini. Sebagai contoh, saat kita ingin keluar dari comfort zone dalam karir, bukan berarti kita serta merta keluar dari pekerjaan tersebut.

    Tingkat produktivitas merupakan salah satu tolok ukur pencapaian kesuksesan. Comfort zone dalam karir seringnya membuat produktivitas stagnan. Sebagai langkah keluar dari zona nyaman, berarti kita harus meningkatkan produktivitas. Namun meningkatkan produktifitas kerja adalah sesuatu yang gampang-gampang susah. Fortunately, di era digital ini, dengan gadget yang begitu canggih bisa membantu kita dalam meningkatkan produktivitas dan menuju the next level.

    Kita membutuhkan pendamping kecil yang dapat mendukung produktivitas tanpa membatasi diri untuk tetap terus bisa bergerak. Mulai dengan memproses tugas-tugas kantor sampai mengirimkanya kepada klien tidak boleh ada kendala. Dan gadget terkini tidak hanya dilihat sebagai alat komunikasi saja, tapi juga dapat diajak untuk menikmati hiburan dalam berbagai macam kondisi.

    Memilih gadget yang tepat juga dapat membuat perubahan yang signifikan pada diri kita. Dan perubahan ini bisa kita update ataupun revisi setiap saat karena dukungan gadget yang mumpuni. Kita pun akan menemukan hal-hal baru di luar kebiasaan kita setiap hari lewat sarana gadget terkini. Dengan dukungan teknologi yang tertanam dalam perangkat kita, kita bisa meraih pencapaian maksimal dan semakin meningkatkannya. Welcome to the next level. (*)

    ""


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?