Cegah Harga Beras Jatuh, Bulog Kerahkan Pasukan Satker

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bulog. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi Bulog. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Bulog mengerahkan pasukan satuan kerja untuk menyerap gabah/beras di tingkat petani sehingga harga tidak jatuh.

    Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu mengungkapkan berdasarkan Inpres No.5/2015 tentang pengadaan gabah/beras, harga telah ditentukan di tingkat petani yakni minimal Rp3.700 per kilogram (kg) untuk beras berkadar air 25%.

    "Dari informasi yang didapat sudah ada penurunan harga beras di beberapa daerah memasuki musim panen raya ini mencapai Rp3.400 per kg," ucapnya usai pelepasan satker Perum Bulog Divre Jateng, Selasa (8 Maret 2016).

    Untuk itu, lanjutnya, pihaknya langsung mengerahkan satker untuk menuju daerah-daerah yang segera panen sehingga harga gabah tidak turun serta mengkhawatirkan petani akan kelebihan pasokan.

    "Satker kali ini lebih banyak dari tahun lalu, sekitar 100-an tambahannya," beber Wahyu.

    Selain itu, dia menegaskan juga telah dilakukan penandatanganan MoU Kerjasama Pengadaan Beras/Gabah Dalam Negeri Tahun 2016 antara Perum Bulog Divre Jawa Tengah dan KTNA Provinsi Jawa Tengah.

    Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tohir menyampaikan saat ini provinsi Jateng memang segera panen.

    "Setelah Jateng kami tengah bersiap untuk provinsi Jawa Barat yang akan panen akhir Maret diikuti Kalimantan," tandasnya.

    Pihaknya akan selalu menginformasikan kepada Perum Bulog ihwal provinsi yang akan panen sehingga Bulog akan segera menyiapkan kendaraannya.

    Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan penyerapan gabah/beras tahun 2016.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...