Gerhana Matahari, Jumlah Penumpang Pesawat Naik 10 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesibukan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada musim libur Natal dan Tahun Baru, Sabtu 20 Desember 2014. Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang, empat maskapai telah mengajukan penambahan jadwal penerbangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Kesibukan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada musim libur Natal dan Tahun Baru, Sabtu 20 Desember 2014. Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang, empat maskapai telah mengajukan penambahan jadwal penerbangan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Tangerang - Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan, mengatakan jumlah penumpang pesawat ke sejumlah daerah yang dilewati gerhana matahari total mengalami peningkatan hingga 10 persen.

    Lonjakan penumpang pesawat terjadi pada kota tujuan, yakni Bangka Belitung, Palembang, Jambi, Pontianak dan Bengkulu. "Khusus Palembang dan Bangka lonjakan hingga 10 persen," kata Suriawan, Selasa, 8 Maret 2016.

    Berdasarkan data penerbangan dan jumlah penumpang di Posko Terminal I Bandara Udara Soekarno-Hatta, ada sebanyak 56 penerbangan dengan membawa 6,916 penumpang ke daerah daerah yang dilewati gerhana matahari seperti Palembang, Bengkulu,Jambi, Pontianak.

    Adapun penerbangan ke empat  daerah itu di dominasi oleh Garuda Indonesia dengan 23 penerbangan dan Lion Air 19 penerbangan.

    Suriawan mengakui jika hanya Palembang dan Bangka Belitung yang mengalami lonjakan yang signifikan di bandingkan penerbangan ke daerah lainnya.

    Meski terjadi lonjakan penumpang, Suriawan memastikan hingga Selasa sore ini belum ada maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan (extra flight).

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.