Di Bromo, Turis Bakal Saksikan Matahari Terbit dan Gerhana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati matahari terbit di Gunung Bromo pada awal tahun 2016 di pos pengamatan Gunung Penanjakan, Kecamatan Tosari, Pasuruan, Jawa Timur,  1 Januari 2016. ANTARA/Umarul Faruq

    Wisatawan menikmati matahari terbit di Gunung Bromo pada awal tahun 2016 di pos pengamatan Gunung Penanjakan, Kecamatan Tosari, Pasuruan, Jawa Timur, 1 Januari 2016. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Probolinggo - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Digdoyo Djamaluddin mengatakan ada peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo menjelang  gerhana matahari total, Rabu, 9 Maret 2016.

    Digdoyo, yang biasa disapa Yoyo, menuturkan, selain fenomena gerhana matahari total, akses lautan pasir yang sudah dibuka untuk wisatawan juga menjadi salah satu daya tarik untuk berkunjung ke Bromo.  Peningkatan ini tampak pada jumlah hunian hotel di kawasan Bromo yang juga mengalami peningkatan.

    "Kalau untuk angka hunian kamar hotel sudah mendekati 60 persen sejak sepekan terakhir setelah akses ke lautan pasir dibuka kembali pascaerupsi," kata Yoyo, Selasa, 8 Maret 2016.

    Yoyo mengaku aktif memberi tahu turis untuk bertahan sejenak di titik-titik yang biasa digunakan untuk mengamati matahari terbit. "Kan cuma selisih sebentar dengan gerhana matahari total," tutur Yoyo.

    Jadi, setelah wisatawan menyaksikan pemandangan matahari terbit, kata Yoyo, mereka bisa menunggu datangnya gerhana matahari total. Yoyo mengatakan belum ada pemberitahuan khusus dari agen perjalanan wisata ihwal adanya permintaan fasilitas khusus dari turis untuk menikmati gerhana matahari total. "Kami tidak mempunyai alatnya," ucapnya.

    Yoyo menyarankan wisatawan, yang hendak menikmati gerhana matahari total dari kawasan Bromo, menyiapkan alatnya sendiri. "Kami hanya memberikan pilihan untuk menikmati pemandangan matahari terbit, berikut gerhana matahari total di sudut yang mana," katanya.

    Di kawasan Bromo, kata dia, ada beberapa pilihan titik untuk melihat pemandangan matahari terbit, yakni Seruni Point, Mentingen, dan Penanjakan. Tiga lokasi itu menjadi tempat yang biasa dikunjungi turis untuk menyaksikan matahari terbit.

    Rabu, 9 Maret 2016, juga bakal ada gerhana matahari. Karena itu, turis Bromo bisa bertahan sejenak untuk menikmati fenomena alam gerhana matahari total.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.