Stan Kuliner RI di Foodexpo Denmark Diserbu Pengunjung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.COJakarta - Berbagai produk makanan dan minuman Indonesia, seperti wedang jahe, minuman cokelat, keripik kentang, kue bolu, dan seafood beku, diserbu pengunjung Foodexpo terbesar di Skandinavia.

    Kepada Antara London, Selasa, 8 Maret 2016, Sekretaris Pertama KBRI Kopenhagen Febrian Irawati Mamesah mengatakan cita rasa pangan Nusantara menarik perhatian publik Skandinavia dalam Foodexpo 2016 yang diselenggarakan di Kota Herning, Denmark.

    Sejak hari pertama, kata Febrian, ratusan pengunjung pameran silih berganti menghampiri stan KBRI di Kopenhagen untuk mencicipi berbagai produk khas Indonesia.

    Sebanyak lima pengusaha asal Indonesia dan satu importir Denmark yang khusus menangani produk Indonesia ambil bagian dalam pameran yang diselenggarakan dua tahun sekali tersebut.

    Berbagai produk minuman jahe instan Singabera, minuman cokelat Khiyara, produk keripik dan makanan siap saji Dapur Salaki, tepung cake mix Pondan, frozen seafood Fresh on Time, serta kacang mede premium dari Indonesia menarik perhatian pengunjung.

    Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kopenhagen, Magdalena Frederika Wowor Tompodung, mengatakan, selain memperkenalkan cita rasa Indonesia, pameran kali ini diharapkan akan dapat memperluas peluang diplomasi ekonomi dengan produk kuliner sebagai salah satu produk unggulan ekonomi kreatif.

    Foodexpo menjadi ajang terbesar pertemuan pembeli, industri kuliner, dan perhotelan di Skandinavia dengan produsen dan penyedia jasa. 

    Tahun ini, pameran yang diikuti 400 eksibitor dari 29 negara itu secara resmi dibuka Menteri Lingkungan dan Pangan Denmark Esben Lunde Larsen. Hingga hari terakhir pameran pada 8 Maret, sebanyak 25 ribu pengunjung ditargetkan menghadiri Foodexpo 2016.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.