Selasa, 13 November 2018

Revitalisasi Kota Tua Dikebut Sebelum Asian Games 2018  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badut Marsha menghibur pengunjung saat libur Natal di kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, 25 Desember 2015. Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta menjadi salah satu pilihan masyarakat Ibu Kota dan sekitarnya untuk mengisi libur Natal. ANTARA FOTO

    Badut Marsha menghibur pengunjung saat libur Natal di kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, 25 Desember 2015. Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta menjadi salah satu pilihan masyarakat Ibu Kota dan sekitarnya untuk mengisi libur Natal. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan revitalisasi kawasan Kota Tua rampung sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. "Kalau untuk target 100 persen secara keseluruhan itu agak susah. Tapi paling tidak, semua fasilitas yang ada di kawasan itu jadi lebih baik," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Norviadi S. Husodo di Jakarta, Jumat, 4 Maret 2016.

    Ia mengatakan revitalisasi kawasan Kota Tua yang ada di Jakarta Barat membutuhkan waktu cukup lama dan harus dilakukan secara berlanjut.

    "Revitalisasi Kota Tua harus terus berlanjut karena gedung-gedung yang ada di sekitar kawasan itu membutuhkan perbaikan. Apalagi bangunan itu memiliki nilai sejarah," kata Norviadi. 

    "Beberapa obyek yang ada di sana akan kami perbaiki. Jadi, saat Asian Games, kawasan itu lebih cantik," katanya.

    Selain itu, menurut Norviadi, pemerintah daerah ingin memastikan kawasan Kota Tua tidak pernah sepi dari kegiatan.

    "Harus dipastikan ada kegiatan atau aktivitas masyarakat di kawasan itu. Sehingga, jangan sampai Kota Tua itu malah jadi sepi nantinya," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?