Inilah Keunggulan Kereta K1 New Image Buatan PT Inka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokomotif tahan banjir yang diproduksi PT Inka, Madiun, Jawa Timur. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Lokomotif tahan banjir yang diproduksi PT Inka, Madiun, Jawa Timur. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.COMadiun - PT Industri Kereta Api (Persero) di Madiun, Jawa Timur, meluncurkan satu dari empat rangkaian kereta K1 New Image pesanan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta baru kelas eksekutif itu diklaim lebih nyaman, tidak berisik, dan memiliki sistem pegas yang lebih baik dibanding hasil produksi sebelumnya.

    "Karena menggunakan bogie atau tempat roda tipe TB 1014, yang mampu meredam getaran," kata Direktur Produksi PT Inka Hendy Hendratno Adji, Jumat, 4 Maret 2016.

    Kelebihan lain, ia melanjutkan, kereta ini mudah dirawat. Kaca, misalnya, mudah dibersihkan dan diganti jika pecah. "Bingkai jendela didesain sedemikian rupa untuk memudahkan maintenance. Kereta ini juga dilengkapi Wi-Fi dan kamera closed-circuit television (CCTV), yang terpasang di setiap sudut," tuturnya.

    Menurut dia, kereta K1 New Image ini juga dilengkapi tempat duduk yang bisa diatur sesuai dengan keinginan penumpang. Untuk kenyamanan yang lain, kereta ini diberi fasilitas penyejuk udara buatan PT Inka, dengan kapasitas maksimal 18 ribu kilokalori per jam, sehingga bisa disesuaikan dengan temperatur di luar kereta yang sedang naik.

    Juru bicara PT Inka Fathor Rosid menambahkan, empat kereta K1 New Image dipesan pada 2014 dengan nilai kontrak Rp 215 miliar. Setiap rangkaian terdiri atas 11 kereta, dengan susunan 9 kereta penumpang, 1 kereta makan, dan 1 kereta pembangkit.

    Setiap kereta penumpang memiliki kapasitas 50 penumpang. "Dari empat train set yang dipesan, kami baru menyelesaikan satu train set. Tiga lainnya terus diproduksi secara bertahap," ucap Rosid.

    Pada 2015, ia melanjutkan, pihaknya kembali menerima pesanan kereta serupa dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Jumlahnya lima rangkaian, dengan nilai kontrak Rp 304 miliar.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.