Bulog Targetkan Serap 5.000 Ton Beras Tiap Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bulog. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi Bulog. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Umum Bulog menargetkan penyerapan beras dari petani sekitar 5.000 ton per hari. Angka tersebut untuk memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo ihwal penyerapan beras awal tahun ini sebesar 3 juta ton. Karena masa panen mundur, Direktur Pengadaan Bulog Wahyu menargetkan pengadaan besar mulai Februari hingga Mei.

    "Kalau 1,5 juta ton dalam dua bulan berarti 750 ribu ton per bulan. Sekitar 5.000 ton per hari, Sekarang kami baru menyerap 2.750 ton setiap hari," kata Wahyu di kantornya, Rabu, 2 Maret 2016.

    Wahyu menuturkan hingga hari ini pasokan beras Bulog mencapai 1,45 juta ton beras yang terdiri atas beras medium untuk penugasan pemerintah (public service obligation atau PSO) sebanyak 1,27 juta ton.

    Berdasarkan realisasi tanam, hingga Februari 2016, diperkirakan panen 5 juta ton gabah setara 3,5 juta ton beras. Namun Bulog hanya mampu menyerap 7.000 ton beras di waktu yang sama. Wahyu berdalih sebagian besar beras masih dikuasai masyarakat untuk konsumsi dan simpanan. Selain itu kemampuan Bulog terbatas karena membeli sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) dengan kualitas tertentu.

    Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menyerap beras dan menerjunkan satuan kerja sebagai penyedia infrastruktur pengering di berbagai wilayah. Satuan kerja ini bersama BUMN terkait akan memastikan kesiapan alat pengering yang berada di sentra beras.

    "Kami masih memerlukan banyak pengering," kata dia. Wahyu menuturkan Bulog siap membeli beras di pasar dengan harga komersial. Namun, langkah tersebut merupakan langkah terakhir untuk stabilisasi harga beras.

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!