Tunggu Peresmian, Bandara Gorontolao Siap Beroperasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lion Air dari Makassar tergelincir saat mendarat di Bandara Djalaludin Tantu, Gorontalo, karena runaway yang berlubang (8/12). ANTARA/Adiwinata Solihin

    Pesawat Lion Air dari Makassar tergelincir saat mendarat di Bandara Djalaludin Tantu, Gorontalo, karena runaway yang berlubang (8/12). ANTARA/Adiwinata Solihin

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerjaan gedung terminal Bandara Djalaludin Gorontalo telah selesai dikerjakan dan direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

    Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Rabu (2 Maret 2016), mengatakan bahwa saat ini gedung terminal bandara Djalaludin yang telah selesai dikerjakan, belum difungsikan namun dalam waktu dekat direncakan akan diresmikan pengoperasionalnya oleh Presiden Jokowi.

    "Kita patut berbangga karena Gorontalo sudah memiliki bandara yang layak didarati oleh pesawat jenis lebar dan besar," kata Rusli.

    Dia menjelaskan, permohonan untuk pengresmian gedung terminal bandara sudah disampaikan pada Kementerian Perhubungan RI, sehingga akan menunggu jadwal dari Presiden Jokowi.

    Rusli mengungkapkan bahwa saat ini luas gedung terminal bandara Djalaludin Gorontalo sudah 12.000 meter persegi dari sebelumnnya hanya 1700 meter, sehingga sudah bisa didarati oleh pesawat yang berbadan lebar.

    "Perluasan terminal bandara tersebut dimulai tahun 2014 lalu dan selesai dikerjakan awal tahun 2016 ini," kata Rusli namun tidak menyebutkan secara rinci alokasi dana yang digunakan.

    Dia menjelaskan, dengan adanya perluasan terminal bandara tersebut, maka dapat dipastikan Gorontalo menjadi embarkasi haji, seperti yang diinginkan oleh masyarakat Gorontalo selama ini.

    Dia menambahkan, selain telah membangun perluasan terminal, pemerintah Provinsi Gorontalo bersama pemerintah Kabupaten Pohuwato, sedang melakukan pembangunan bandara perintis yang hanya mampu didarati pesawat berbadan kecil.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?