Korsleting Sebabkan Pertamina UPPDN VIII Jayapura Terbakar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kebakaran tangki minyak di kilang Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap, Jawa Tengah. TEMPO/Aris Andrianto

    Kebakaran tangki minyak di kilang Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap, Jawa Tengah. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran yang melanda lantai empat kantor Pertamina UPPDN VIII Jayapura, Papua, Rabu malam (2 Maret 2016), diduga akibat arus pendek atau korsleting.

    Salah seorang petugas keamanan di Pertamina Jayapura, Tartinus Mayakori kepada Antara mengatakan dirinya bersama petugas lainnya mengetahui kebakaran setelah sekitar pukul 19.10 WIT datang warga masyarakat ke pos keamanan yang memberitahukan ada api dilantai empat.

    Dari laporan tersebut, kemudian bersama salah seorang rekan menuju ke lantai empat dengan membawa tabung pemadam kebakaran.

    "Namun karena pintu terkunci maka kami menjebol gypsun atau hardek ternyata api sudah memenuhi ruangan," katanya.

    "Kami tidak berhasil memadamkan api karena api sudah membesar dan sempat terlihat api berasal dari plafon di ruangan tersebut," jelas Mayakori alias Obama.

    Menurut dia, tidak ada karyawan yang menjadi korban karena saat itu sudah pada jam pulang kantor dan ruangan dilantai empat dalam keadaan terkunci. Ruangan yang terbakar bersama ruangan lainnya dalam keadaan terkunci, kata Mayakori.

    Selain aula, lantai empat juga berisi beberapa bidang atau ruangan teknik, marine, tander, hisnawamigas, serikat pekerja, bakorumkris dan ruang fitnes.

    Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.55 WIT setelah tiga unit mobit pemadam dan water canon milik Polda Papua dikerahkan dengan dibantu 20 an mobil tangki yang menyuplai air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.