Dana Desa Serap Pekerja & Tumbuhkan Ekonomi 0,04%

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani membuka jaring pengaman hama burung saat panen padi di kawasan Panyileukan, Bandung, Jawa Barat, 9 Februari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Petani membuka jaring pengaman hama burung saat panen padi di kawasan Panyileukan, Bandung, Jawa Barat, 9 Februari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Dana desa tahun ini yang disalurkan mulai 16 Maret 2016 diyakini bisa menyerap lebih dari dua juta tenaga kerja serta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia sebesar 0,041% sehingga masyarakat perlu mengawasi secara bersama agar penggunaannya sesuai dengan panduan yang digariskan oleh pemerintah.

    Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Ahmad Erani Yustika mengungkapkan bahwa dana desa bisa menyerap jutaan tenaga kerja berdasarkan asumsi bahwa 60% dari total dana desa tahun ini (Rp28,14 triliun) digunakan untuk investasi pembangunan infrastruktur meski hanya bersifat sementara atau tiga bulan saja.

    “Sementara itu sekitar 30% atau setara dengan Rp14,07 triliun dana desa akan digunakan untuk pengembangan ekonomi desa dan sisanya 10% atau Rp4,69 triliun disalurkan bagi pelayanan sosial dasar,” paparnya, Selasa (1 Maret 2016).

    Pihaknya memprediksi dampak penyerapan tenaga kerja yang bersumber dari aktivitas perekonomian akibat penyaluran dana desa sama dengan dampak penyerapan tenaga kerja pada investasi asing dan domestik yang berusmber dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

    “Karena itu kami memperkirakan kontribusi dana desa terhadap penyerapan tenaga kerja di bidang pembangunan infrastruktur bisa mencapai 1,8 juta orang dan di bidang pengembangan ekonomi sebesar 457.280 orang sehingga totalnya bisa mencapai 2,3 juta jiwa tenaga kerja yang terserap,” ungkapnya.

    Sementara itu dari sisi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dan pertumbuhan ekonomi, pihaknya menggunakan asumsi jumlah dana desa yang dibagikan t ahun ini mencapai Rp46,9 triliun dan efek pengganda pengeluyaran pemerintah 2005-2012 sama dengan efek pengganda pengeluaran pada 2016 yakni 2,17 dan menggunakan model closed economy  yang merupakan model statis untuk melihat keseimbangan di pasar barang.

    Dengan perkiraan PDB 2015 (Rp11. 0227 triliun) ke 2016 sebesar 4,6% atau Rp507,27 triliun sehingga PDB 2016 sebesar Rp11. 534 triliun maka kontribusi dana desa terhadap PDB 2016 sebesar 0,9% dan terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun yang sama sebesar 0,041%.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.