Festival Danau Toba, Bandara Silangit Diharapkan Tuntas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu kecelakaan yang paling sering terjadi ialah tabrakan pesawat dengan burung yang ada di landas pacu. Untuk itu, bandara tersebut mempekerjakan Piper yang bertugas selama empat hari dalam seminggu untuk menjaga landas pacu agar aman dari segala hewan yang mungkin ada di sana. dailymail.co.uk/Cherry Capital Airport K-9 Team

    Salah satu kecelakaan yang paling sering terjadi ialah tabrakan pesawat dengan burung yang ada di landas pacu. Untuk itu, bandara tersebut mempekerjakan Piper yang bertugas selama empat hari dalam seminggu untuk menjaga landas pacu agar aman dari segala hewan yang mungkin ada di sana. dailymail.co.uk/Cherry Capital Airport K-9 Team

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II akan mengembangkan Bandara Silangit di Tapanuli Utara Sumatra Utara mulai April 2016 dan diharapkan tuntas sebelum penyelenggaraan Festival Danau Toba 2016.

    Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi di Ruang VVIP Bandara Silangit, Selasa (1 Maret 2016), menjelaskan, rencana tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan rombongan.

    "Kami targetkan pengembangan Bandara Silangit ini selesai pada bulan September 2016," ujar Budi.

    Festival Danau Toba akan digelar di Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara pada 19-22 November 2016. Bandara Silangit adalah bandara terdekat dari kawasan Danau Toba.

    Presiden Jokowi dan rombongan memulai kunjungan ke Sumut pada Selasa (1 Maret 2016). Presiden tiba di Bandara Silangit pada pukul 12.40 WIB setelah terbang dengan pesawat CN-295 selama 40 menit dari Bandara Kualanamu.

    Presiden didampingi Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Plt. Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi, mendengarkan penjelasan Dirut Angkasa Pura II tentang rencana pengembangan Bandara Silangit, di Kecamatan Siborong-Borong.

    Dalam paparannya, Budi menjelaskan bahwa landasan diperluas dari 2.400 x 30 meter menjadi 2650 x 45 meter dan apron memiliki dimensi 140 x 300 m2 dengan jumlah parking stand empat pesawat.

    "Nanti dapat didarati pesawat terbesar Boeing 737-800, sehingga wisatawan dapat langsung menuju kawasan Danau Toba," kata Budi.

    Pengembangan Bandara Silangit itu sesuai dengan arahan Presiden pada rapat terbatas 2 Februari 2016, agar konektivitas menuju Kawasan Danau Toba diperkuat.

    Usai mendengarkan penjelasan pengembangan Bandara Silangit, Presiden menyapa warga dan menerima permintaan foto bersama dengan warga sekitar, serta melanjutkan perjalanan dengan kendaraan mobil menuju Danau Toba.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.