Mensos Bantu 1 Mobil & 2 Motor Untuk Bencana di Sampang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 16 Februari 2016. Rapat tersebut membahas perlindungan kepada korban dan pengungsi kelompok Gafatar serta isu terkini terkait lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 16 Februari 2016. Rapat tersebut membahas perlindungan kepada korban dan pengungsi kelompok Gafatar serta isu terkini terkait lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan satu unit mobil untuk dapur umum lapangan dan dua unit sepeda motor untuk petugas penanggulangan bencana di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin (29 Februari 2016).

    "Ini untuk membantu petugas dalam membantu tugas-tugas penanggulangan bencana di Kota Sampang ini," kata Khofifah.

    Penyerahan tiga unit kendaraan bermotor ini di pendopo pemkab setempat.

    Menurut Menteri Sosial, ketiga unit kendaraan itu sangat dibutuhkan oleh daerah yang sering dilanda banjir seperti Sampang itu.

    Selain menyerahkan bantuan satu unit mobil untuk dapur lapangan dan dua unit sepeda motor, Mensos juga menyerahkan bantuan paket kebutuhan bahan pokok kepada warga korban banjir di wilayah itu.

    "Ada juga selimut dan matras untuk para korban banjir disini," ucap Khofifah, menjelaskan.

    Banjir yang melanda Kota Sampang ini merendak ribuan rumah di 13 desa/kelurahan di wilayah itu.

    Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, 11.468 kepala keluarga atau sebanyak 34.225 jiwa yang tersebar di tujuh desa dan enam kelurahan di Kota Sampang, terdampak langsung oleh banjir yang terjadi di wilayah itu.

    Banjir yang melanda Kota Sampang, Madura itu sejak Jumat (26 Februari 2016) dan hingga Senin (29 Februari 2016) masih berlangsung di sebagian titik di Kota Sampang, terutama yang dekat aliran sungai.

    Sedangkan di dalam kota, banjir sudah surut, bahkan sudah tidak ada lagi genangan air.

    Meski banjir mulai surut, namun Mensos Khofifah Indar Parawansa mengingatkan, agar kewaspadaan perlu tetap ditingkatkan, terutama kemungkinan banyaknya warga terdampak banjir yang terserang penyakit.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.