2015, Pembiayaan Mobil Baru MTF Capai Rp 16,43 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Pt.Mandiri Tunas Finance Ignatius Susatyo Wijaya, memperkenalkan MTF Mobile Apps sebagai salah satu strategi bisnisnya yang dijalankan pada medio 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    Direktur Utama Pt.Mandiri Tunas Finance Ignatius Susatyo Wijaya, memperkenalkan MTF Mobile Apps sebagai salah satu strategi bisnisnya yang dijalankan pada medio 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Purwakarta - Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance (MTF) Ignatius Susatyo Wijaya mengungkapkan, komposisi pembiayaan sepanjang medio 2015 perusahaannya masih didominasi mobil baru. "Pembiayaan mobil baru mengalami pertumbuhan 19 persen menjadi 16,43 triliun dibanding tahun 2014 yang hanya sebesar Rp 13,81 triliun," katanya kepada para wartawan di Purwakarta, Sabtu, 27 Februari 2016.

    Adapun total unit mobil baru yang keluar dari seluruh perusahaan otomotif yang dibiayai perusahaannya, Susatyo mengungkapkan, mencapai 105.329 unit atau mengalami kenaikan lima persen dibanding total pembiayaan medio 2014 yang hanya mencapai 99.863 unit. Padahal, tren penjualan mobil nasional selama 2015 mengalami penurunan yang cukup signifikan.

    Mengutip data yang dirilis Gaikindo, Susatyo menyebutkan, tren penjualan mobil nasional sepanjang 2015 mencapai 1.013.291 unit atau mengalami penurunan 16 persen jika dibandingkan dengan angka penjualan 2014 yang mencapai 1.208.028 unit.

    Ia mengungkapkan, capaian angka tersebut sesuai dengan fokus usaha perusahaan yang dipimpinnya di segmen mobil baru. Dengan pertumbuhan pembiayaan yang positif menyebabkan piutang pembiayaan yang dikelola MTF meningkat 26,46 persen setara Rp 26,75 triliun dari posisi 2014 yang hanya Rp 21,15 triliun.

    Susatyo berujar, market share MTF di mobil baru hingga tutup tahun 2015 mencapai angka 15 persen atau mengalami peningkatan ketimbang 2014 yang angkanya berada di level 12 persen.

    Peningkatan kinerja MTF menjadi dorongan tersendiri untuk terus bertumbuh meskipun tingkat penjualan mobil nasional dalam dua tahun terakhir lesu darah. Penurunan penjualan mobil dan sepeda motor tersebut, Susatyo mengimbuhkan, disebabkan, antara lain akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, harga komoditas yang masih rendah, dan rencana kenaikan BBM yang mendorong keterbatasan daya beli masyarakat yang berdampak pada penjualan kendaraan komersial.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!