IHSG Ditutup Menguat 1,61 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siluet seorang pengunjung dengan latar monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 13 November 2015. ANTARA/Rosa Panggabean

    Siluet seorang pengunjung dengan latar monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 13 November 2015. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan sesi II di akhir pekan minggu ini, ditutup melesat 1.61 persen atau 74.83 Poin di level 4.733,149) pada pukul 16.15 WIB.

    Berdasarkan rilis dari tim riset NH Korindo Securities tercatat sebanyak 88 saham merosot, 93 saham tak bergerak, dan sebanyak 171 saham berhasil menghijau. Hingga penutupan transaksi di lantai bursa mencapai Rp 4,763 triliun dengan frekuensi 220,589 kali dari 3,902 miliar saham yang berhasil diperdagangkan.

    Menurut kepala riset NH Korindo Securities Reza Priyambada, aksi asing nampaknya turut campur tangan dalam kenaikan IHSG sore ini. "Kami mencatat aksi buy asing sebesar Rp 2.342 triliun dan aksi sell asing Rp 2.189 triliun, maka total nett buy asing tercatat mencapai Rp 152,670 miliar," kata Reza Priyambada dalam siaran tertulisnya, Jumat 26 Februari 2016.

    Dari sisi sektoral, 9 dari 10 sektoral kompak menopang lajunya IHSG, dengan penguatan tertinggi antara lain sektor Misc_ind yang menguat 4,9 persen, sektor Mining menguat 3,1 persen, sektor Manufacture naik 2,5 persen dan sektor basic industry naik 2 persen. Sementara sektor Agriculture justru masih berada di zona merah dengan penurunan 0,92 persen.

    Untuk Saham top gainers, dari LQ45 diantaranya saham MNCN yang menguat 8,3 persen ke Rp 1.900, saham PTBA menguat 7 persen ke Rp 5.100, saham ASII naik 5,8 persen ke Rp 6.800), dan saham CPIN naik 5,7 persen ke Rp 3.350).

    Menguatnya IHSG Jumat pekan ini sejalan dengan beberapa bursa asia yang mayoritas tercatat menguat, dengan beberapa bursa regional tersebut diantaranya Indeks Topix Jepang yang menguat 0,3 persen, Nikkei225 yang menguat 1,3 persen, Shanghai Composite Indeks menguat 0,95 persen, Hangseng Indeks menguat 2,5 persen, Kospi Index menguat 1,6 persen, dan Strait Times Singapura Indeks yang juga naik 1,2 persen.

    Sementara Laju rupiah juga tercatat masih kokoh dalam penguatannya, dimana pada penutupan perdagangan akhir pekan minggu ini Rupiah untuk pasar spot masih terapresiasi 31 poin atau menguat 0,23 persen ke Rp 13.382 per dolar AS.

    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!