IHSG Dibuka Menguat 37,49 Poin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha dan istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Efek Indonesia, Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 23 Februari 2016. Giring telah menjadi investor pasar modal sejak 2008. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha dan istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa Efek Indonesia, Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 23 Februari 2016. Giring telah menjadi investor pasar modal sejak 2008. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka langsung menguat signifikan 0,8 persen atau 37,49 poin ke level 4.695,82. Sebelumnya pada penutupan perdagangan kemarin IHSG cenderung bergerak flat hanya menguat 0,6 poin atau 0,01 persen ke level 4.658,32.

    Penguatan IHSG juga sejalan dengan perdagangan Bursa Amerika Serikat reli pada penutupan perdagangan Jumat pagi, saat investor menyoroti sejumlah rilis data ekonomi yang positif berbarengan dengan pemulihan harga minyak.

    Berdasarkan data rilis dari riset NH Korindo Securities, mereka mencatat indeks Dow Jones Industrial Average menguat 212,30 poin atau 1,29 persen ke 16.697,29. Kemudian indeks S&P 500 menguat 21,90 poin atau 1,13 persen Ke 1.951,70 dan indeks komposit Nasdaq yang menguat 39,60 poin atau 0,87 persen ke 4.582,21.

    Kepala Riset dari NH Korindo Securities Reza Priyambada memperkirakan pada perdagangan hari ini IHSG akan berada di rentang support 4.623-4.604 dan resisten 4.675-4.698. Ia menilai pergerakan IHSG mampu mengalami pembalikan arah menguat karena adanya aksi beli.

    "Aksi beli yang masih tipis, setidaknya mampu membuka peluang IHSG untuk dapat melanjutkan kenaikan dengan asumsi aksi beli tersebut masih berlanjut," kata Reza Priyambada dalam siaran tertulisnya, Jumat, 25 Februari 2016.

    Sementara itu, menurut analis ekonomi dari First Asia Capital, David Sutyanto, berujar kenaikan harga minyak yang bertahan di atas US$ 30 per barel serta kondusifnya pasar saham global tadi malam akan memberikan ruang penguatan bagi pergerakan IHSG. "Bursa global tadi malam berhasil rebound setelah hari sebelumnya terkoreksi tajam. IHSG berpeluang menguat," ujar David Sutyanto.

    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.