Otoritas Jasa Kuangan Akan Tambah 3000 Agen Laku Pandai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali (KOMUNIKA)

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali (KOMUNIKA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menargetkan tambahan 3.000 agen Laku Pandai dari beberapa bank untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sektor perbankan di Sumatra Barat tahun ini.

    Kepala OJK Perwakilan Sumbar Indra Yuheri menyebutkan saat ini sudah empat bank melaksanakan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusi (Laku Pandai) di daerah itu.

    “Sudah empat bank, yang lain kami dorong juga untuk ikut program Laku Pandai. Targetnya tahun ini ada tambahan 3.000 agen bank,” katanya, Kamis (25 Februari 2016).

    Dia mengatakan empat bank yang sudah merekrut agen di daerah itu adalah BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTPN.

    Bank milik pemda Sumbar, Bank Nagari juga berencana merekrut agen untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat dan memperluas program Laku Pandai.

    Indra mengungkapkan masih banyak masyarakat di pelosok daerah yang jauh dari akses perbankan, padahal masyarakat membutuhkan sistem bank untuk menyimpan uangnya sekaligus akses untuk permodalan usaha.

    “Kami lagi siapkan bentuk TPAKD (Tim Percepatan Akselerasi Keuangan Daerah) bersama pemda, untuk menyiapkan skema dan strategi percepatan akses ke masyarakat,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?