Kementerian Perindustrian: Fashion City Akan Utamakan Nilai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan sambutan pada peresmian peletakan batu pertama Mayfair Estate & Parklands di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 13 Juni 2015 (Foto: Dok. Kementerian Perindustrian)

    Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan sambutan pada peresmian peletakan batu pertama Mayfair Estate & Parklands di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 13 Juni 2015 (Foto: Dok. Kementerian Perindustrian)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian mendukung pembangunan fashion city atau kawasan industri yang menjadi pusat mode baru dengan mengembangkan industri tekstil dan produk tekstil di Kendal, Jawa Tengah.

    "Ini hal yang sangat baik. Biasanya terobosan datang dari pemerintah, namun saat ini datang dari pengusaha. Jadi, kemungkinan akan lebih mudah diimplementasikan," kata Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kemenperin Imam Haryono di Jakarta, Rabu, 24 Februari 2015.

    Dalam pengembangannya, lanjut Imam, fashion city akan lebih mengedepankan nilai tambah produk tekstil itu sendiri, dari segi desain maupun kualitas.

    Menurut Imam, masyarakat kelas atas yang semakin banyak di Indonesia menjadi pasar potensial untuk pengembangan pusat mode yang akan dikembangkan PT Jababeka Tbk dan investor asal Singapura Sembawang Corporation ini.

    Untuk itu, lanjut Imam, ini adalah momentum yang tepat untuk Indonesia, yang memiliki kekuatan dibidang industri tekstil dan produk tekstil, membangun pusat mode sendiri.

    Kemenperin, lanjut Imam, akan mempersiapkan aturan yang mengakomodasi dan melegalkan pembangunan kawasan industri khusus mode tersebut.

    Sementara itu, Chairman Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengatakan bahwa berbagai fasilitas akan tersedia di fashion city, yang akan mulai dibangun tahun ini.

    Di antaranya, penyediaan bahan baku berupa Pusat Logistik Berikat (PLB), teknologi terkini industri tekstil, pendidikan hingga pusat penjualan tekstil dan produk tekstil modern.

    "Nanti fully integrated, semua sudah satu atap sehingga prosesnya cepat. Sekarang desain perputarannya cepat, kalau kita terlambat, tidak bisa diterima" ujarnya.

    Dengan demikian, distribusi bisa dilakukan ke seluruh negara di dunia, dengan menciptakan produk kualitas premium dengan nilai jual yang tinggi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.