Manajer Investasi: Inflow dari Obligasi Lampaui Saham  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia Edward P. Lubis mengatakan berdasarkan informasi dari bursa, aliran dana yang masuk justru lebih banyak berasal dari sektor obligasi. "Obligasi, SUN, itu terus ya flow-nya positif,” ujarnya di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 24 Februari 2016.

    Edward menjelaskan, saat ini pergerakan aliran dana saham justru lebih banyak yang keluar dari bursa (outflow). “Sementara di bursa kan negatif, outflow, minus 3 miliar dolar atau berapa gitu tahun lalu," katanya.

    Edward mencontohkan, tahun ini volume penjualan surat utang mengalami pertumbuhan sekitar 5 persen dari awal tahun. Sedangkan saham sendiri pertumbuhannya baru separuhnya, yakni 2,5 persen.

    Pergerakan positif dari surat utang ini, menurut Edward, juga didukung berbagai kebijakan pemerintah. Walhasil, ia cukup optimistis pertumbuhan surat utang yang bagus itu akan mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan, yang pada akhirnya juga mampu mendorong pertumbuhan saham.

    Edward menjelaskan, suku bunga acuan (BI Rate) yang telah turun 0,5 persen menunjukkan kondisi makro ekonomi sedang bagus. “Kalau makronya bagus kan yang duluan masuk bonds,” katanya. Setelah itu, ia memperkirakan bakal ada efek samping ke perbaikan kinerja perusahaan. “Kalau corporate makin bagus, bursa akan dapat benefit dari itu," ujarnya.

    Bila dibandingkan dengan investor asing, kata Edward, investor lokal cenderung bersifat menunggu. Aliran dana yang masuk ke saham industri juga masih sedikit sedangkan inflow lebih banyak mengalir ke pasar uang, pendapatan tetap, dan proteksi. "Saham itu tadi hanya berhasil menutup capital lost dari market-nya.”

    Adapun masuknya aliran dana dari saham, menurut Edward, sudah mulai masuk, tapi belum sekencang pada 2014. “Investor lokal kalau udah mulai ada optimisme, terutama dari asing, ditunjukkan dari flow transaksi di bursa. Jika makin tinggi investor domestik pasti ikut," ujarnya.

    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.