Go-Box Hadir di Yogya dan Semarang, Begini Peluangnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Sales Telkomsel Mas'ud Khamid dan CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim menandatangani strategic partnership dalam hal solusi komunikasi bagi para pengemudi Go-Jek di Telkom Landmark Tower, Jakarta, 15 Februari 2016. TEMPO/Friski Riana

    Direktur Sales Telkomsel Mas'ud Khamid dan CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim menandatangani strategic partnership dalam hal solusi komunikasi bagi para pengemudi Go-Jek di Telkom Landmark Tower, Jakarta, 15 Februari 2016. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu sayap bisnis perusahaan aplikasi Go-Jek yakni Go-Box secara resmi mulai beroperasi di Kota Yogyakarta dan Semarang. "Kami melihat besarnya kebutuhan logistik di Yogyakarta dan Semarang. Go-Box hadir sebagai solusi berbasis aplikasi untuk memenuhi kebutuhan ini," kata Head of Operation Go-Box Arief Faddillah di Yogyakarta, Senin, 22 Februari 2016.

    Menurut Arief, prospek bisnis Go-Box di Yogyakarta cukup menjanjikan seiring tingginya jumlah pelaku usaha kecil menengah (UKM) atau usaha lain di sektor kreatif serta mahasiswa yang kerap membutuhkan layanan angkut barang. Khusus di Yogyakarta per hari dapat melayani 500 order. "Di Yogyakarta seperti Bandung, kotanya ramai pelajar dan banyak usaha-usaha kreatif," kata dia.

    Dengan dibukanya layanan di Yogyakarta dan Semarang, Go-Box telah beroperasi di enam kota besar termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. "Saat ini di Yogyakarta ada 150 armada dan 150 driver," kata Arief.

    Menurut dia, berbeda dengan penyedia jasa pengiriman barang lainnya, Go-Box memberikan harga sesuai dengan jarak tempuh yang dikeluarkan untuk pengiriman barang, bukan berdasarkan berat paket barang. Estimasi tarif yang ditetapkan sesuai jarak tempuh juga langsung dapat dilihat di aplikasi layanan via telepon pintar.

    "Harga transparan bisa dilihat di awal sebelum memesan, sehingga calon kosumen layanan tidak perlu lagi melakukan tawar-menawar. Kalau (harganya) cocok tinggal diambil," kata dia.

    Arief menjelaskan, dalam Go-Box terdapat empat tipe mobil yang disediakan yakni mobil pick-up, mobil boks, mobil engkel, serta engkel boks dengan harga yang berbeda-beda. Untuk mobil pickup, biaya per kilometernya adalah Rp 7.000 dengan minimum jarak pengiriman 10 kilometer atau sekitar Rp 170 ribu.

    Sementara untuk mobil boks per kilometernya dipatok harga Rp 9.000 dengan minimum harga adalah Rp 210 ribu. Truk engkel biaya pengiriman per kilometer Rp 10 ribu dengan minimum pemesanan Rp 300 ribu. Sedangkan truk paling besar atau engkel boks biaya pengiriman per kilometer Rp 12 ribu dengan minimum pemesanan Rp 370 ribu.

    Untuk pengiriman jarak jauh lebih dari 25 kilometer maka dikenakan biaya mulai dari Rp 4.000 per kilometer. Sama seperti layanan Go-Jek, pelanggan dapat melacak keberadaan armada Go-Box melalui telepon pintar guna memastikan barang sampai di tempat tujuan dengan aman.

    Go-Box, kata Arief, telah bekerja sama dengan penyedia asuransi terpercaya untuk mengganti kerusakan atau kehilangan barang hingga maksimal Rp 500 juta.
    "Jika barang sudah sampai tempat tujuan, tanda terima pengiriman akan langsung dikirim melalui email pengguna jasa layanan," kata dia.

    Untuk memesan, calon pengguna jasa layanan bisa aplikasi Go-Jek yang sudah terupdate versi terbaru atau menghubungi (021) 5025-5550 dan memesan mobil boks sesuai banyaknya barang yang akan diangkut dan memasukkan data pengiriman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.