Fasilitasi Startup, Fenox Venture Capital Gandeng Infocom  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Startupbisnis.com

    Startupbisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan modal ventura asal Silicon Valley, Amerika Serikat, Fenox Venture Capital, bekerja sama dengan perusahaan teknologi informasi asal Jepang, Infocom Corporation. Kedua perusahaan itu meluncurkan program akselerator startup kelas dunia pertama di Asia Tenggara.

    Program akselerator startup yang diluncurkan untuk pertama kalinya di Jakarta itu diberi nama GnB Accelerator. “Ini kesempatan menarik buat perusahaan startup terpilih, termasuk investasi, ruang kantor, dan akses ke jaringan profesional Fenoc VC dan Infocom Corporation yang luas,” ujar CEO Fenox Venture Capital Anis Uzzaman dalam acara peluncuran GnB Accelerator di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 22 Februari 2016.

    Anis mengungkapkan sejumlah kesempatan menarik kepada berbagai perusahaan startup (yang baru memulai usaha) terpilih, termasuk investasi (seed funding), ruang kantor, dan akses jaringan profesional Fenox VC dan Infocom Corporation. Jaringan profesional itu berupa mentor, penasihat, kemitraan dengan perusahaan terkemuka, serta investor tambahan. "GnB Accelerator akan menjadi sebuah perusahaan yang signifikan di Asia Tenggara.”

    GnB Accelerator merupakan singkatan dari "green and blue", warna yang menginterpretasikan kedua perusahaan Fenox VC dan Infocom. Program ini akan menghubungkan para wirausahawan terpilih kepada investasi keterampilan dan Fenox VC, serta daftar koneksi perusahaan Infocom yang luas.

    Pendekatan global dan multinasional ini, menurut Anis, belum pernah ada sebelumnya dan akan memberikan nilai bagi para wirausahawan. "Kami yakin Indonesia merupakan tempat yang tepat dan (saat ini) merupakan saat yang tepat pula bagi kami mendukung usaha startup di Asia Tenggara untuk berkembang," katanya.

    Pemilihan lokasi yang dimulai di Jakarta dinilai tepat karena dapat menghubungkan berbagai wirausahawan lokal. Mereka dapat dihimpun kedua perusahaan tersebut untuk membangun bisnis yang solid, yang dapat bersaing di kelas dunia dalam berbagai bidang, terutama mobile, consumer Internet, SaaS, dan Health IT. "Infocom berharap dapat menghubungkan wirausahawan lokal terbaik dengan banyaknya rekan bisnis kami di seluruh dunia," ujar Anis.



    DESTRIANITA K.






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.