Gandeng Google, Indosat Bikin Layanan Internet Rumah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli (bawah kanan) bersama Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Sungkari, Staf Khusus Menkominfo PMO untuk Ekonomi Digital Lia Sutjiati dan para pemenang Indosat Ooredoo Wireless Innovation (IWIC) ke-9 berfoto bersama usai penganugerahan juara di Jakarta, 17 Desember 2015. ANTARA FOTO

    President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli (bawah kanan) bersama Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Sungkari, Staf Khusus Menkominfo PMO untuk Ekonomi Digital Lia Sutjiati dan para pemenang Indosat Ooredoo Wireless Innovation (IWIC) ke-9 berfoto bersama usai penganugerahan juara di Jakarta, 17 Desember 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Operator seluler Indosat Ooredoo resmi meluncurkan layanan Internet rumah yang diberi nama GIG, dengan kecepatan mencapai 1 gigabit per detik (Gbps). "Dengan hadirnya GIG, kami ingin memberikan akses yang lebih baik dan lebih banyak di tempat tinggal," kata Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Alexander Rusli di kantor Indosat, Jakarta, Kamis, 18 Februari 2016.

    Dalam  meluncurkan layanan Internet rumah ini, Indosat berkolaborasi dengan Google. Aliansi ini untuk menambah kualitas pengalaman digital. "Ini merupakan kelanjutan dari semangat baru kami dalam membangun Indonesia Digital Nation," ujarnya.

    Layanan Internet rumah ini menawarkan bundling perangkat streaming Chromecast, laptop Chromebook, dan ruang penyimpanan Google Drive. Layanan ini tersedia pada paket berlangganan 15-100 megabit per detik (Mbps).

    Chromecast sendiri baru pertama kali hadir di Indonesia. Perangkat seukuran ibu jari ini merupakan media streaming yang memungkinkan pelanggan menampilkan tayangan dari ponsel pintar atau tablet ke layar televisi. Sedangkan Chromebook adalah tipe laptop terbaru keluaran Google yang diklaim cepat, aman, dan mudah digunakan. Terakhir adalah Google Drive, yang memungkinkan pelanggan mengakses berbagai dokumen kapan saja dan dari semua perangkat.

    "Dengan perangkat seperti Chromecast dan akses Internet cepat yang mendukung, kita dapat melihat teknologi bisa menyatukan manusia, bukan memisahkan," tutur Alex.

    Harga paket berlangganan GIG dengan kecepatan 15 Mbps dibanderol Rp 350-400 ribu. Alex juga menyebutkan layanan Internet GIG tidak menerapkan fair usage policy atau batasan penggunaan wajar. "No FUP." 

    Ia juga mengungkapkan, selama 9 bulan terakhir, peminat di area high residential, seperti apartemen di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, cukup banyak. Rencananya, GIG akan memperluas pasarnya ke kota besar lain, seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar, Balikpapan, dan Bali.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.