Pemerintah Akan Siapkan Perpres Pengembangan e-Commerce

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi & Informatika Rudiantara menanggapi hasil pemaparan ITB Innovation Park dan balon Helion di Lembaga Pengembangan Inovasi & Kewirausahaan ITB, Bandung, Jawa Barat, 8 Januari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Menteri Komunikasi & Informatika Rudiantara menanggapi hasil pemaparan ITB Innovation Park dan balon Helion di Lembaga Pengembangan Inovasi & Kewirausahaan ITB, Bandung, Jawa Barat, 8 Januari 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan segera menerbitkan peraturan pemerintah mengenai roadmap pengembangan  ekonomi digital. Menteri Komunikasi dan Informartika Rudiantara mengatakan dalam 10 bulan terakhir pemerintah sudah menyiapkan roadmap e-commerce.

    "Roadmap sudah selesai dan akan dituangkan dalam Perpres dan pendanaanya sudah dilakukan melalui kredit usaha rakyat," kata Rudiantara yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke Amerika Serikat, Rabu, 17 Februari 2016.

    Rudiantara mengatakan potensi industri digital Indonesia diperkirakan mencapai US$130 miliar pada tahun 2020. Untuk mendukung pengembangan ekonomi digital, para pelaku industri ini nantinya akan mendapatkan skema yang berbeda dari pembayaran kredit usaha rakyat.

    Bantuan kredit akan diberikan melalui skema venture capital. Skema ini, kata Rudiantara, juga telah didukung oleh aturan Otoritas Jasa Keuangan. "Tentunya tidak mungkin kalau pengusaha baru dibebankan membayar bunga, karena mereka baru memulai usaha."

    Dalam kunjungan ke Amerika Serikat, Presiden Jokowi menekankan pentingnya mengembangkan ekonomi digital. Menurut dia, ekonomi digital harus dimaksimalkan dan harus mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah. Presiden  dalam pertemuan dengan Diaspora Indonesia mengajak anak-anak muda Indonesia yang sudah berpengalaman di bidang ekonomi digital untuk pulang kampung dan mengembangkan peluang industri itu di Tanah Air.

    ANANDA TERESIA ‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.