Sekolah Pasar Modal Wajib Buka Rekening Saham, Ini Alasannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan mengamati pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 November 2015. ANTARA FOTO

    Seorang karyawan mengamati pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini memulai pendidikan Sekolah Pasar Modal atau SPM di Jakarta. Selain menekankan sisi sosialisasi terhadap mekanisme pasar modal, BEI juga meminta peserta SPM terjun langsung di pasar modal dengan cara membuka rekening saham.

    Menurut Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan, untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal, peserta SPM yang berasal dari level 1 dan 2 diwajibkan membuka rekening saham.

    "Mereka diwajibkan untuk membuka rekening Rp 100 ribu karena memang saat waktu level II nanti siang mereka langsung di perusahaan sekuritasnya untuk buka rekening dan bisa melakukan transaksi langsung pada hari yang sama. Jadi, dari pagi enggak ngerti apa-apa, pulang bawa saham," kata Nicky Hogan di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 17 Februari 2016.

    Dalam rangka penyelenggaraan SPM ini, Nicky berujar, ada 19 anggota bursa (AB) yang ikut berpartisipasi untuk memberikan edukasi kepada peserta. Dalam mekanismenya, level 1 dan level 2 yang biasanya berlangsung padai hari berbeda dalam SPM kali ini akan berlangsung pada hari yang sama.

    Baca: Antam Pasarkan Emas Batangan Bermotif Batik  

    "Ada 19 anggota bursa yang jadi partner. Kemudian SPM yang sekarang itu, kalau dulu ada level I dan level 2 pada hari berbeda, sekarang semuanya pada hari yang sama. Jadi level I pagi ini, kemudian level 2 siang nanti," ujar Nicky.

    Nicky menjelaskan, pada setiap sesi SPM yang terdiri atas level 1 dan 2, masing-masing peserta berjumlah 50 orang. Peserta SPM dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni untuk hari Selasa kelas syariah, Rabu dan Kamis kelas konvensional, dan Sabtu khusus yang tidak bisa mengikuti SPM pada hari kerja. Dengan begitu, kata Nicky, akan ada sekitar 600 rekening saham baru dari peserta SPM. "Kali ini SPM ada 13 kelas, sehingga dengan 50 orang maka sebulan ada 600 investor baru," tutur Nicky.

    Dengan adanya pembukaan rekening baru tersebut, Nicky berharap target investor BEI dapat terpenuhi. Untuk tahun ini, Bursa Efek menargetkan 200 ribu investor baru. "Saat ini investor berjumlah 434 ribu orang dan pada akhir tahun kami harap ada tambahan 200 ribu orang," ucapnya.

    DESTRIANITA K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...