BNI Salurkan KUR Bagi UMKM Makassar untuk Pembiayaan Kios

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memanggang adonan bakpia phatok di pabrik pembuatan Bakpia Phatok 25 di Yogyakarta, 14 Februari 2016. Bank Indonesia (BI) menyambut baik dukungan pemerintah kepada industri perbankan dalam memberikan kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program subsidi kredit usaha rakyat (KUR). TEMPO/Subekti

    Pekerja memanggang adonan bakpia phatok di pabrik pembuatan Bakpia Phatok 25 di Yogyakarta, 14 Februari 2016. Bank Indonesia (BI) menyambut baik dukungan pemerintah kepada industri perbankan dalam memberikan kredit kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program subsidi kredit usaha rakyat (KUR). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk. menandatangani perjanjian kerja sama penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pembiayaan kepemilikan kios di New Makassar Mall dengan PT Melatitunggal Intiraya selaku pengembang dan pengelola.

    Penandatanganan ini dilaksanakan antara Pemimpin BNI Sentra Kredit Kecil Makassar Alauddin Anwar dan Direktur Utama Melatitunggal Intiraya Benidiktus L. Bawotong di Makassar, Senin (15 Februari 2016).

    Kerja sama pembiayaan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengusaha khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang akan membeli kios di New Makassar Mall.

    Kerja sama ini juga merupakan wujud komitmen BNI untuk berkontribusi dalan perkembangan UMKN di kawasan timur Indonesia, sekaligus dukungan terhadap program pemerintah untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

    Sementara itu, New Makassar Mall merupakan peremajaan dan pengembangan dari Pasar Sentral Makassar.

    Pembangunannya direncanakan terdiri atas 3.600 kios yang diperuntukkan bagi pedagang lama yang sebelumnya menempati Pasar Sentral Makassar dan pedagang kaki lima di sekitarnya. Dengan peremajaan tersebut diharapkan tercipta pusat perbelanjaan yang bersih dan representatif.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.