Kementrian Sosial Siapkan Rp 113 Miliar untuk Korban Bencana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim penyelamat mengevakuasi korban tewas dari sebuah bangunan runtuh pasca gempa bumi di Tainan, Taiwan, 7 Februari, 2016. Sedikitnya 26 warga ditemukan tewas dalam bencana gempa bumi ini. AP/Wally Santana

    Tim penyelamat mengevakuasi korban tewas dari sebuah bangunan runtuh pasca gempa bumi di Tainan, Taiwan, 7 Februari, 2016. Sedikitnya 26 warga ditemukan tewas dalam bencana gempa bumi ini. AP/Wally Santana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran Rp 113 miliar untuk penanganan korban bencana alam yang kemungkinan terjadi pada 2016. "Anggaran tersebut untuk bantuan stok penyangga bagi 130 ribu korban," kata Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Jakarta, Senin, 15 Februari 2016.

    Sementara untuk bencana sosial dianggarkan sebesar Rp 56 miliar. Bantuan tersebut terdiri atas cadangan beras 1,6 juta kilogram, 150 paket makanan, 5.000 unit tenda, 444 unit mobil dapur umum lapangan, buffer stok di kabupaten/kota serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan relawan sosial.

    Untuk gudang buffer stok Kementerian Sosial miliki di tiga wilayah yaitu Palembang untuk wilayah barat, Bekasi untuk Jawa Barat dan Jawa Tengah serta di Makassar untuk wilayah timur.

    Kementerian Sosial mempunyai tugas pokok dan fungsi penanganan bencana alam dan bencana sosial antara lain menyediakan kebutuhan dasar korban pada masa tanggap darurat.  Kebutuhan dasar tersebut antara lain, sandang, pangan dan papan serta bantuan jatah hidup korban untuk sementara waktu selama tanggap darurat.

    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyatakan bahwa pada dasarnya pemerintah daerah menjadi komandan untuk penanganan bencana. Sementara Kementerian Sosial mendukung dengan penyiapan logistik jika kondisi sudah darurat dan tidak lagi mampu ditangani daerah.

    Apabila dalam kondisi darurat, bupati/wali kota dapat mengeluarkan SK darurat sehingga dapat dikeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga 100 ton, gubernur dapat mengeluarkan hingga 200 ton selebihnya jika CBP tersebut telah digunakan maka di atas 200 ton dapat dikeluarkan oleh Mensos.

    Pada 2015 Kementerian Sosial menyiapkan anggaran sebesar Rp 235 miliar untuk penanganan bencana alam terdiri dari yang di pusat dan dana dekonsentrasi di 34 provinsi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.