Menteri BUMN Kaji Pengembangan Wisata Sumatera Barat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokomotif uap tua

    Lokomotif uap tua "Mak Itam", melintas di tepi Danau Singkarak, Solok, Sumatera Barat. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan BUMN tengah mengkaji kemungkinan pengembangan kawasan pariwisata di Sumatra Barat.

    Rini mengatakan salah satu BUMN, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki aset di wilayah tersebut, seperti jalur kereta api yang kini tidak aktif lagi dengan jurusan Padang Panjang-Bukit Tinggi.

    “Kita lihat, apakah bisa reaktivasi. Kita kembangkan daerah sekitar situ dan disambung lagi ke Sawah Lunto. Kita punya area yang dikembangkan oleh Bukit Asam yang bisa dikembangkan untuk resor,” katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jumat (12 Februari 2016).

    Menurutnya, pengembangan kawasan Sumatra Barat tersebut merupakan salah satu contoh yang dapat dilakukan untuk pengembangan pariwisata. Pada saat ini, sejumlah BUMN telah mengelola sejumlah daerah wisata di Jawa dan Bali.

    Salah satu BUMN, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) mengelola sejumlah candi di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. BUMN lainnya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) mengelola kawasan wisata di Nusa Dua di Bali dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.