Menteri Rini Tertarik Mengembangkan Pariwisata Sumatra Barat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno memberi salam kepada wartawan seusai memberikan keterangan terkait masalah Pertamina dengan PLN di Kementerian BUMN, Jakarta, 7 Januari 2016. ANTARA FOTO

    Menteri BUMN Rini Soemarno memberi salam kepada wartawan seusai memberikan keterangan terkait masalah Pertamina dengan PLN di Kementerian BUMN, Jakarta, 7 Januari 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan BUMN tengah mengkaji kemungkinan pengembangan kawasan pariwisata di Sumatra Barat.

    Rini mengatakan salah satu BUMN, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki aset di wilayah tersebut, seperti jalur kereta api yang kini tidak aktif lagi dengan jurusan Padang Panjang-Bukit Tinggi. “Kami lihat, apakah bisa reaktivasi. Kita kembangkan daerah sekitar situ dan disambung lagi ke Sawah Lunto. Kita punya area yang dikembangkan oleh Bukit Asam yang bisa dikembangkan untuk resor,” katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jumat, 12 Februari 2016.

    Menurutnya, pengembangan kawasan Sumatra Barat tersebut merupakan salah satu contoh yang dapat dilakukan untuk pengembangan pariwisata. Pada saat ini, sejumlah BUMN telah mengelola sejumlah daerah wisata di Jawa dan Bali.

    Salah satu BUMN, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) mengelola sejumlah candi di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. BUMN lainnya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) mengelola kawasan wisata di Nusa Dua di Bali dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.