Harga Cadillac Beda Tipis dengan Mercedes Benz

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Cadillac XT5 ikut dihadirkan dalam LA Auto Show di Los Angeles, California, 19 November 2015. Sosok XT5 yang menjadi pengganti XT5 dari model SRX terlihat pada perubahan lampu LED yang telah terintegarasi secara vertikal. REUTERS

    All New Cadillac XT5 ikut dihadirkan dalam LA Auto Show di Los Angeles, California, 19 November 2015. Sosok XT5 yang menjadi pengganti XT5 dari model SRX terlihat pada perubahan lampu LED yang telah terintegarasi secara vertikal. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Cadillac tengah merombak SUV  XT5 yang dirilis pada November dengan harga US$40.000. Di saat yang sama General Motors mengeluarkan produk dengan harga beda tipis, US$39.995.

    Sesuai dengan pasar menengah atas di Jerman, Cadillac memang tampak sedang berpacu di medan persaingan otomotif. Audi Q5 dibanderol harga US$40.900, BMW pun tidak jauh-jauh masih di harga US$38.950. Cadillac mencatatkan harga yang 4% lebih tinggi dari model lamanya, SRX.

    Saat masa-masa kelam General Motors (GM), banyak pembeli lebih memilih Mercedes Benz ketimbang jagoan Detroit ini. Mercedes Benz mampu membuktikan dirinya memiliki citra yang stabil sebagai better-made car, meski kegunaannya masih diperdebatkan.

    Namun, itulah kenapa Cadillac masih menjaga harganya tetap tinggi. Jika saja GM mau mengkampanyekan pada para pembeli bahwa mesinnya sama bagusnya dengan mobil-mobil top yang ada di pasaran, seharusnya GM mau membanderol dengan harga yang setara.

    Tahun lalu, Cadillac hanya mencatatkan pertumbuhan penjualan 3% jika dibanidng pada 2014, tapi memperoleh kenaikan pendapatan 7%. Di sisi lain, merek mobil yang ada di bawah pasar Cadillac, seperti Infiniti bisa dibawa pulang mulai dari harga US$34.450, Lexus NX dengan harga US$34.965, dan McConaughey harga US$33.260. Sedangkan seri terbaru Cadillac akan masuk ke pasaran pada April.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.