Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 10 Terbit Kamis, Ini Fokusnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Damin Nasution (kiri) bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan) memaparkan paket kebijakan ekonomi jilid VIII di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 21 Desember 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Menko Perekonomian Damin Nasution (kiri) bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan) memaparkan paket kebijakan ekonomi jilid VIII di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 21 Desember 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.COJakarta - Paket Kebijakan Ekonomi jilid X yang akan diterbitkan hari ini, Kamis, 11 Februari 2016, berfokus pada perluasan lapangan kerja dan menopang pertumbuhan ekonomi.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan membuka kesempatan lebih besar kepada masyarakat untuk mencapai kesejahteraan. Di tengah maraknya aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) saat ini, pemerintah berupaya menanggulangi meningkatnya pengangguran dengan berbagai program strategis dan peraturan yang mendukung paket kebijakan tersebut.

    "Pokoknya kita membuka lebih banyak kesempatan untuk lapangan kerja. Semua tujuannya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi," katanya setelah menghadiri pembukaan Bali Clean Energy Forum 2016 di Nusa Dua, Bali, hari ini, Kamis, 11 Februari 2016.

    Hari ini, pemerintah mengumumkan rincian poin-poin perubahan kebijakan pendukung ekonomi dalam paket kebijakan jilid ke-10 di Istana Presiden. Dalam pemberitaan sebelumnya dijelaskan, hampir semua jenis usaha dalam daftar negatif investasi (DNI) berubah. Investasi asing dibuka lebih lebar.

    Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan revisi DNI telah rampung. Perubahan terjadi hampir pada semua jenis usaha yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2014 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal berubah.

    Dia menjelaskan, revisi DNI bakal masuk Paket Ekonomi X. Draf dari Menko Perekonomian telah dibahas dalam sidang kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo kemarin, Rabu, 10 Februari 2016.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...