Operasi Moneter, BI Gelontorkan Rp 200 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan aktivitas bongkar muat di tempat penarikan dan penyetoran uang di basement gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat, Rabu (1/8). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas melakukan aktivitas bongkar muat di tempat penarikan dan penyetoran uang di basement gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat, Rabu (1/8). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 200 triliun untuk operasi moneter. Nilai tersebut meningkat drastis dibandingkan posisi Desember 2015 lalu yang tercatat sekitar Rp 90 triliun. Dengan demikian, kata Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia Juda Agung, likuiditas menjadi lebih longgar. "Likuiditas awal tahun ini membaik dibandingkan Desember 2015 lalu," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Selasa, 9 Februari 2016.

    Juda menjelaskan pelonggaran moneter masih bisa terjadi dengan mempertimbangkan inflasi yang cenderung menurun. Ia mengatakan perbankan bisa menurunkan suku bunga kredit atau deposit karena prospek ekonomi lebih baik.

    Selain itu, pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan pada kisaran 5,2-5,6 persen pada 2016. Juda memprediksi akan ada peningkatan aliran dana masuk ke Indonesia baik melalui surat utang maupun saham.

    Juda menilai proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2016 akan sangat dipengaruhi oleh belanja pemerintah. Pemerintah gencar meningkatkan belanja infrastruktur yang dimulai sejak awal tahun ini. Target belanja infrastruktur 2016 meningkat dari Rp 290 triliun menjadi Rp 312 triliun.

    Pertumbuhan ekonomi juga didukung peningkatan konsumsi rumah tangga. Selain itu, investasi juga diperkirakan meningkat mengikuti percepatan belanja pemerintah. “Investasi itu hanya follower saja, tergantung permintaan,” kata dia.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!