Awal Tahun Baru Cina di Banjarmasin Diguyur Hujan Deras

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang umat Tionghoa berdoa pada perayaan malam Tahun Baru Imlek 2567 di Vihara Dharma Bhakti Petak Sembilan, Jakarta, 7 Februari 2016. Umat Tionghoa tetap melakukan ibadah di Vihara Dharma Bhakti yang sedang direnovasi akibat kebakaran pada Maret tahun lalu. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang umat Tionghoa berdoa pada perayaan malam Tahun Baru Imlek 2567 di Vihara Dharma Bhakti Petak Sembilan, Jakarta, 7 Februari 2016. Umat Tionghoa tetap melakukan ibadah di Vihara Dharma Bhakti yang sedang direnovasi akibat kebakaran pada Maret tahun lalu. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Guyuran hujan cukup deras mewarnai perayaan awal tahun baru Imlek 2567 atau tahun baru Cina, di Kota Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.

    Namun dari pantauan Antara, Senin (8 Februari 2016), guyuran hujan itu tidak membuat surut warga Tionghoa yang menganut ajaran Kong Hu Cu atau Confucius di Kota Seribu Sungai Banjarmasin, untuk melaksanakan peribadatan bersama.

    Sebagai contoh pada klenteng yang berada di Jalan Kapten Pere Tendean atau kawasan "Pacinan Laut" Banjarmasin, tampak ramai pengunjung buat melaksanakan persembahyangan.

    Begitu pula klenteng di Jalan Niaga Banjarmasin atau kawasan perlenjaan kota seribu sungai tersebut, ramai pengunjuing, bukan saja laki-laki dan perempuan, tapi juga tua muda dengan menggunakan pakain beragam serta asisoris khas budaya Cina.

    Persembahyangan silih berganti sejak pagi hingga sore hari, dan mereka itu tidak cuma warga Tionghoa yang tinggal di kota seribu sungai, tapi juga dari daerah di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.

    Sementara tempat persembahyangan atau klenteng itu mereka hias pula dengan berbagai asisoris, seperti lampion warna merah tua bergelantungan, sehingga menambah semarak suasana awal Tahun Baru Imlek 2567 yang bertepatan 8 Feberuari 2016.

    Pemandangan lain yang menarik, beberapa orang warga juga bergerombol dekat kelenteng tersebut, menanti kemungkinan untuk mendapatkan angpau tahun baru Imlek.

    Persembahyangan warga Tionghoa di Banjarmasin sepanjang hari awal Tahun Baru Imlek 2567 berjalan aman dan lancar, kendati terkadang hujan turun.

    Di Banjarmasin terdapat dua klenteng atau tempat persembahyangan penganut Kong Hu Cu, yang ada sejak masa pemerintahan Hindia Belanda.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.