Depok Butuh Tambahan Tenaga Medis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kesehatan/Berobat/Dokter/Perawat. triarc.co.za

    Ilustrasi kesehatan/Berobat/Dokter/Perawat. triarc.co.za

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, masih kekurangan pegawai negeri bidang kesehatan, terutama dokter. "Apalagi akan dibangun RSUD di wilayah timur Depok. Tentunya akan membutuhkan tenaga bidang medis," kata Kepala Bidang Data dan Administrasi Kepegawaian, BKD Kota Depok, Nancy, di Balai Kota Depok, Jumat, 5 Februari 2016.

    Selain itu, kata dia, kebutuhan tenaga kesehatan bertambah karena bertambahnya pelayanan puskesmas selama 24 jam untuk memberikan pelayanan maksimal bagi warga Depok dalam bidang kesehatan. Ia mengatakan saat ini jumlah PNS Kota Depok yang hanya 7.840 orang masih kurang untuk melayani penduduk Depok yang sudah mencapai dua juta lebih.

    Untuk itu, kata Nancy, Badan Kepegawaian Daerah akan mengajukan kuota 3.000 pegawai kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada saat pembukaan CPNS nanti.

    "Kami sudah menyiapkan pengajuan 3.000 PNS kepada Kemenpan, karena idealnya satu orang PNS melayani 100-150 orang," katanya.

    Menurut dia, saat ini Pemerintah Kota Depok bisa mengajukan kuota untuk PNS, padahal sebelumnya kuota ditentukan oleh pemerintah pusat. Namun kuota ini akan menjadi pertimbangan dari pemerintah pusat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.