Data Ekonomi Suram Picu Dolar AS Melemah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mesin menghitung mata uang dolar di money changer. Mata uang Indonesia terus melemah akibat krisis global. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    Mesin menghitung mata uang dolar di money changer. Mata uang Indonesia terus melemah akibat krisis global. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di New York pada Kamis waktu setempat atau Jumat pagi 5 Februari 2016, di tengah data ekonomi yang di luar perkiraan.

    Dalam pekan terakhir Januari, angka perkiraan awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman meningkat 8.000 dari angka revisi minggu sebelumnya menjadi 285.000, atau di atas konsensus pasar 280.000, sebut Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis lalu.

    Dalam laporan terpisah, departemen mengatakan bahwa produktivitas tenaga kerja sektor usaha non pertanian AS menurun pada tingkat tahunan tiga persen dalam kuartal keempat 2015.

    Indeks dolar terhadap enam mata uang utama, turun 0,8 persen menjadi 96,528 pada akhir perdagangan.

    Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1207 dolar dari 1,1092 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4588 dolar dari 1,4598 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik tipis menjadi 0,7200 dolar dari 0,7178 dolar.

    Dolar dibeli 116,75 yen Jepang, lebih rendah dari 117,72 yen di sesi sebelumnya. Greenback jatuh menjadi 0,9925 franc Swiss dari 1,0052 franc Swiss, dan menurun menjadi 1,3742 dolar Kanada dari 1,3794 dolar Kanada.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!