IHSG Dibuka Naik 8,78 Poin ke Level 4.674,60

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seseorang melintas di depan layar indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 7 Juli 2014.  TEMPO/Tony Hartawan

    Seseorang melintas di depan layar indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 7 Juli 2014. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5 Februari 2016) dibuka naik sebesar 8,78 poin seiring proyeksi poduk domestik bruto (PDB) kuartal IV 2015 yang meningkat.

    IHSG BEI dibuka menguat 8,78 poin atau 0,19 persen menjadi 4.674,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,16 poin (0,27 persen) menjadi 815,91.

    "Perkiraan PDB Indonesia pada kuartal IV 2015 yang sedikit lebih baik dari periode sebelumnya membuka peluang bagi IHSG bergerak menguat," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Jumat.

    Ia mengemukakan bahwa sedianya pada akhir pekan ini (Jumat, 5/2) badan pusat statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2015.

    Pertumbuhan ekonomi periode itu, lanjut dia, antara lain akan didorong oleh belanja modal dari kementerian/lembaga yang mencapai Rp209 triliun (83 persen dari target APBN-P). Sedangkan realisasi belanja barang sebesar Rp232,2 triliun (89,5 persen dari APBN-P), dan bantuan sosial sebesar Rp97 triliun (97,5 persen dari APBNP).

    Ia menambahkan bahwa laju indeks BEI juga ditopang dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Jumat (5/2) pagi ini, terpantau berada di level 31,79 dolar AS per barel, menguat 0,22 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 34,54 dolar AS per barel, naik 0,23 persen.

    "Faktor positif dari ekternal itu diharapkan turut mendukung sentimen yang datang dari dalam negeri," tuturnya.

    Analis Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya menambahkan bahwa aksi beli investor asing yang masih melanjutkan aksi beli menambah sentimen positif bagi indeks BEI.

    Di sisi lain, lanjut dia, nilai tukar rupiah yang juga bergerak menguat terhadap dolar AS menambah sentimen positif bagi pasar saham di dalam negeri.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 174,50 poin (0,91 persen) ke level 19.357,59, indeks Nikkei turun 235,31 poin (1,38 persen) ke level 16.809,39, dan Straits Times menguat 37,19 poin (1,45 persen) ke posisi 2.596,74.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.