Gerhana, Ada Tradisi Usir Raksasa Makan Matahari di Tidore

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerhana matahari total di Tanjung Kodok, Jawa Timur, 1983. Dok.TEMPO/Ilham Soenharjo

    Gerhana matahari total di Tanjung Kodok, Jawa Timur, 1983. Dok.TEMPO/Ilham Soenharjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara akan menyuguhkan tradisi dolo-dolo ke para wisatawan mancanegara (wisman) saat gerhana matahari total (GMT) 9 Maret 2016.

    Kepala Disbudpar Kota Tidore Kepulauan Asrul Sani Soleman,  mengatakan dolo-dolo adalah tradisi masyarakat sejak zaman dulu dalam menyikapi terjadinya peristiwa alam gerhana matahari atau gerhana bulan.

    Tradisi dolo-dolo itu ditandai dengan memukul kentongan dari bahan bambu secara bersamaan di seluruh wilayah kampung saat terjadinya gerhana matahari atau gerhana bulan dengan tujuan mengusir raksasa yang menelan bulan atau matahari. Saat itu masyarakat meyakini bahwa ada raksasa yang menelan matahari atau bulan.

    "Kita menyuguhkan dolo-dolo itu bukan karena masih adanya kepercayaan masyarakat zaman dulu terkait terjadinya gerhana matahari atau gerhana bulan, tetapi lebih pada memperkenalkan tradisi zaman dulu masyarakat di daerah ini kepada para wisman," kata dia Kamis 4 Februari 2016.

    Dinas Kebudayaan Kota Tidore bahkan meminta Dinas Pendidikan untuk menginstruksikan kepada seluruh sekolah membunyikan dolo-dolo saat terjadi gerhana matahari total.

    Kegiatan lain yang juga akan dilakukan masyarakat Tidore Kepulauan saat terjadinya gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 adalah salat gerhana matahari di setiap masjid, di antaranya di Masjid Kesultanan Tidore yang di sekitarnya menjadi salah satu tempat bagi wisman menyaksikan gerhana.

    Jumlah wisman yang akan berkunjung ke Tidore Kepulauan untuk menyaksikan gerhana matahari total sejauh ini tercatat 500 orang lebih, termasuk di antaranya ilmuan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang akan melakukan penelitian mengenai fenomena gerhana di daerah ini.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.