Menteri Amran Tawari 4 Dubes Investasi di Bidang Pangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Istochri Utomo (kanan), menjawab pertanyaan awak media seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, 2 Desember 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Istochri Utomo (kanan), menjawab pertanyaan awak media seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, 2 Desember 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman hari ini mengundang empat duta besar negara sahabat ke kantornya di Ragunan, Jakarta. Keempatnya yakni Duta Besar Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan Thailand.

    Menteri Amran menemui keempatnya secara terpisah. "Kami undang mereka untuk diajak berinvestasi di sini, khususnya di sektor peternakan sapi, pertanian jagung, serta gula (perkebunan tebu)," kata Amran seusai pertemuan, Jumat, 29 Januari 2016.

    Menurut Amran, pemerintah telah menyiapkan lahan bagi investor yang tertarik berusaha di sektor-sektor tersebut. "Kami bersama Kementerian Kehutanan menyiapkan lahan 2 juta hektare," katanya. Lokasinya tersebar dari Sulawesi Tenggara, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur.

    Seusai pertamuan, Amran menyatakan para perwakilan negara sahabat tersebut akan menyampaikan pesan ke pemerintah masing-masing.

    Berdasarkan catatan Kementerian Pertanian rencana investasi di bidang agribisnis gula, jagung dan sapi tercatat Rp 113,1 triliun dengan lahan 2,2 juta hektare yang disiapkan sejak awal 2015.

    Menurut Amran, Kementeriannya telah mendorong ekspansi 15 pabrik gula yang sudah ada dengan memperluas lahan kebun tebu seluas 200 hektare. Selain itu, mendorong penambahan 19 pabrik gula yang baru dengan luas lahan 500 hektare dengan total investasi Rp 95 triliun. Amran menargetkan produksi gula pada 2019 meningkat menjadi 4 juta ton.

    Selain itu, Kementerian Pertanian juga membuka pintu untuk investor dari berbagai negara untuk mengembangbiakkan 650 ribu ekor sapi indukan di lahan seluas 1 juta hektare dengan investasi Rp 14 triliun.

    Juga, peluang investasi Rp 4,1 triliun pada sektor jagung yang terintegrasi dengan industri pakan ternak di lahan seluas 500 ribu hektare dan tambahan lahan dari Perhutani seluas 265 ribu hektare, dengan target produksi jagung pada 2019 mencapai 5 juta ton.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.