Michael Goh Resmikan Dim Sum Halal di Grand Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan Cina. Releagues.com.au

    Ilustrasi makanan Cina. Releagues.com.au

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha asal Singapura, Michael Goh meresmikan gerai dim sum kedua, Tim Ho Wan dengan menyajikan dim sum no pork di pusat per belanjaan Grand Indonesia, Kamis (28 Januari 2016).

     

    Bahan baku yang dugunakan untuk membuat dim sum itu, kata Michael, sekitar 70% bahan lokal, sedangkan 30% impor. Dia menjamin dim.sum yang menu no pork dijamin tidak mengandung babi, sedangkan untuk bumbu-bumbunya impor dari China.

     

    Dia mengakui bumbu-bumbu yangdigunakan untuk.menu dim sum no pork tidak mengandung babi atau minyak babi, namun restoran yang terletak di GL Grand Indonesia itu belum mengantongi sertifikat halal dari MUI.

     

    Untuk mendapatkan rasa yang enak dari mebu baru itu, katanya, diperlukan waktu satu tahun mengadakan tes sampai dapat menu baru menun-menu non pork itu.

     

    Sedikitnya terdapat 24 menu baru non prork. Salah satu menu unggulanya bbq chicken bun (roti manis bakar dengan ayam berbekyu yang pertama di dunia.

     

    Hidangan no pork.itu, katanya, dipisakan alat-alat masaknya, dan piringnya juga dibedakan dengan hidangan yang ada babi.

     

    Menu-menu unggulannya antara lain, berbeque chicken bun, sayap ayam saus udang, pangsit goreng. Harganya berkisar Rp28.800-Rp58.800 per porsi.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.