Sabtu 30 Januari, Pasokan Air Bersih Palyja Alami Penurunan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama melihat pengolahan air saat peresmian penerapan teknologi Moving Bed Bio-film Reactor di Kantor PT. Palyja, Jakarta, 19 Mei 2015. Pengolahan air baku yang diambil dari Kanal Banjir Barat tersebut diharapkan bisa dipakai untuk kebutuhan warga DKI Jakarta. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Basuki Tjahaja Purnama melihat pengolahan air saat peresmian penerapan teknologi Moving Bed Bio-film Reactor di Kantor PT. Palyja, Jakarta, 19 Mei 2015. Pengolahan air baku yang diambil dari Kanal Banjir Barat tersebut diharapkan bisa dipakai untuk kebutuhan warga DKI Jakarta. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) mengatakan pada Sabtu, 30 Januari 2016, pasokan air bersih Palyja kepada pelanggan akan mengalami penurunan.

    "Penurunan pasokan air bersih itu terjadi karena adanya pekerjaan teknis di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cisadane oleh PDAM Tangerang yang merupakan pemasok air curah olahan bagi Palyja," kata Kepala Humas Palyja Meyritha Maryanie dalam siaran pers yang diterima Antara, Kamis, 28 Januari 2016.

    Menurut dia, pekerjaan teknis tersebut akan dilakukan pada Sabtu, 30 Januari 2016, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Nantinya, beberapa wilayah pelayanan Palyja akan terkena dampak dari pekerjaan teknis itu.

    Penurunan suplai air akan terjadi di wilayah Srengseng, Meruya Utara, Meruya Selatan, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kembangan Selatan, Kedaung Kaliangke, Kembangan Utara, Duri Kosambi, Kapuk, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Kamal, Pegadungan, dan Pondok Pinang.

    Kemudian, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama Selatan, Selong, Kramat Pela, Melawai, Gunung, Kebayoran Lama Utara, Petogogan, Rawa Barat, Pancoran, Mampang Prapatan, Tegal Parang, Duren Tiga, Kalibata, Petogogan, Pela Mampang, Bangka, dan Pejaten Barat.

    Sementara itu, suplai air akan terhenti di sejumlah wilayah, antara lain Kelapa Dua, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Kedoya Utara, Pejagalan, Rawa Buaya, Duri Kosambi, Semanan, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Kapuk Muara, Kedaung Kali Angke, Kapuk, Kalideres, dan Pegadungan.

    Lalu, Cengkareng Barat, Semanan, Duri Kosambi, Petukangan Selatan, Ulujami, Srengseng, Joglo, Meruya Selatan, Pancoran, Cikoko, Kalibata, Pengadengan, Rawa Jati, Pejaten Timur, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Manggarai, dan Menteng Dalam.

    "Pasokan air minum PALYJA akan kembali normal secara bertahap pada hari Sabtu (30 Januari 2016) mulai pukul 22.00 WIB. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ungkap Meyritha.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya akan menyediakan air melalui truk-truk tangki secara gratis untuk keadaan darurat, di antaranya di rumah sakit dan lain-lain.

    Meskipun demikian, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengisi bak-bak penampungan sekaligus menghemat penggunaan air untuk mengantisipasi gangguan suplai air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.