Minyak Mentah Relatif Stabil, IHSG Ditutup Naik 73,16 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (27 Januari 2016) ditutup naik sebesar 73,16 poin seiring dengan harga minyak mentah yang relatif stabil.

    Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Rabu (27 Januari 2016) mengatakan bahwa laju IHSG melanjutkan kenaikan seiring dengan harga minyak mentah dunia yang kembali bergerak stabil di level 30 dolar AS per barel.

    "Fluktuasi harga minyak yang stabil memberikan pengaruh positif terhadap pergerakaan pasar saham global, termasuk IHSG BEI," katanya.

    IHSG BEI ditutup menguat sebesar 73,16 poin atau 1,62 persen menjadi 4.583,62. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 11,05 poin (1,41 persen) menjadi 793,97.

    Kendati demikian, menurut dia, penguatan indeks BEI ke depannya diperkirakan cenderung terbatas mengingat harga komoditas lainnya masih bervariasi dan cenderung melemah.

    Ia menyarankan jika investor dalam berinvestasi dengan orientasi jangka pendek, diharapkan tetap waspada terhadap harga komoditas. Sedangkan dengan orientasi jangka panjang, saat ini merupakan waktu tepat untuk melakukan akumulasi pembelian secara berkala.

    "Diproyeksikan, indeks BEI berpotensi bergerak menuju level 4.608 poin. Secara teknikal, jika level itu tercapai maka akan memperkuat pola tren jangka pendek IHSG," katanya.

    Ia mengharapkan pelaku pasar asing kembali mengambil posisi beli pada hari berikutnya (Kamis, 28/1) sehingga dapat menjaga laju IHSG di area positif. Dalam data perdagangan BEI, tercatat pelaku pasar asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp87,829 miliar pada Rabu, (27/1) ini.

    Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 229.009 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,67 miliar lembar saham senilai Rp4,17 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 178 saham, turun 93 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 105 saham.

    Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 191,65 poin (1,02 persen) ke level 19.052,45, indeks Nikkei naik 455,02 poin (2,72 persen) ke level 17.163,92, dan Straits Times menguat 0,57 poin (0,02 persen) ke posisi 2.546,18.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.