Country Managing Director, Erwin: Cloud Jadi Tren 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian baterai dari ponsel iPhone 6s. Menurut situs Apple, baterai ini mampu digunakan hingga 14 jam untuk menelepon, 10-11 jam untuk menjelajahi internet, 11 jam untuk memutar HD video, 50 jam untuk memutar file musik/Audio, dan waktu Standby hingga 10 hari. REUTERS/iFixit

    Bagian baterai dari ponsel iPhone 6s. Menurut situs Apple, baterai ini mampu digunakan hingga 14 jam untuk menelepon, 10-11 jam untuk menjelajahi internet, 11 jam untuk memutar HD video, 50 jam untuk memutar file musik/Audio, dan waktu Standby hingga 10 hari. REUTERS/iFixit

    TEMPO.CO, Jakarta - Country Managing Director Oracle yang baru, Erwin Sukiato memprediksi cloud akan menjadi tren tahun 2016. "Sekarang data dibutuhkan untuk transformasi digital. Saat ini semua perusahaan melakukan hal itu untuk mendekatkan ke customer," kata dia di Jakarta, Rabu, 27 Januari 2016.

    Erwin melanjutkan, untuk mendukung transformasi digital, Oracle mempunyai cloud end to end, customer experience, software services yang mendukung semua aplikasi yang ada. Hal ini, menurut Erwin, dilakukan perusahaan tidak lain untuk meningkatkan perusahaan. "Pada saat ini apa yang dikehendaki tidak hanya streaming sales (penjualan streaming), tapi meningkatkan user experience (pengalaman pengguna)," tuturnya. (Baca juga: Mau Pilih Provider Cloud Computing? Perhatikan 3 Hal ini)

    Selain itu, Erwin menambahkan, Oracle berupaya memberikan pengalaman lebih dekat dengan konsumen yang berdampak pada penambahan pendapatan perusahaan. Erwin mengatakan Oracle telah mengembangkan middleware. Bedanya, Oracle memiliki Red Stack yang, menurut dia menjadi solusi secara kesuluruhan.

    "Kami punya Red Stack yang 100 persen software dan hardware milik Oracle, sementara yang lain hanya sebagai provider cloud," ujar Erwin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.