Bank Mandiri Resmikan Mandiri Capital Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Mandiri. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Bank Mandiri. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi meluncurkan anak perusahaan baru bernama Mandiri Capital Indonesia (MCI). Direktur MCI Eddi Danusaputro mengatakan perusahaan baru ini akan memberikan penyertaan modal ventura bagi perusahaan-perusahaan start up atau yang sudah berkembang. 

    "Kami ikut membina, membesarkan bersama, dan membuka akses ke jaringan Mandiri," katanya di Jakarta, Rabu, 27 Januari 2016.  

    Menurut Eddi, MCI akan bersinergi dengan program wirausaha Mandiri yang sudah lama berjalan. Selain itu, untuk menjaring start up potensial, Mandiri akan memperluas ekspansi melalui kemitraan dengan universitas, pusat inkubasi bisnis, dan perusahaan teknologi—baik lokal maupun internasional. 

    Eddi menuturkan bahwa MCI merupakan perusahaan patungan yang dimiliki Bank Mandiri sebesar 99 persen dan Mandiri Sekuritas sebesar 1 persen. Modal awal MCI sekitar Rp 350 miliar. Ia menyebutkan akan mengawasi perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra MCI.   

    Pada awal 2016, Eddi mengaku ada tiga perusahaan yang akan dibiayai MCI. Ia berujar, tidak menargetkan jumlah perusahaan yang akan bergabung dengan MCI. Eddi akan menilai setiap proposal masuk yang ingin menjadi mitra. Tidak menutup kemungkinan perusahaan baru bisa bergabung asalkan memiliki prospek bisnis yang baik pada sektor digital.   

    Adapun Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Kartika Wirjoadmodjo menilai MCI sebagai inisiatif untuk menangkap momentum pertumbuhan perusahaan start up di Indonesia. Fokus MCI pada pembiayaan perusahaan finansial berbasis teknologi. Pertumbuhan perusahaan start up di Indonesia, kata dia, terbesar kedua di ASEAN. 

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.