CEO Ford Bergabung dengan IBM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bill Ford, executive chairman dan Mark Fields, president and CEO Ford Motor Co. AP/Carlos Osorio

    Bill Ford, executive chairman dan Mark Fields, president and CEO Ford Motor Co. AP/Carlos Osorio

    TEMPO.CO, Jakarta - Chief Executive Ford Motor Co Mark Fields bergabung Dewan Direksi International Business Machines Corporation (IBM ). Armonk mengatakan, pada Selasa lalu, Fields terpilih untuk bergabung dengan Dewan Direksi IBM mulai 1 Maret.

    "Mark telah berhasil memimpin transformasi perusahaannya dengan sukses di tengah industri yang kompetitif, di mana teknologi terus mendorong inovasi. Di masa kepemimpinannya, Ford dari masa ke masa menjadi tak sekadar kendaraan, tapi menjadi platform teknologi mobile," kata Ginni Rometty, Ketua, Presiden, dan CEO IBM.

    Di bawah Fields, Ford berusaha mencari alternatif kepemilikan mobil, termasuk melakukan merger, akuisisi, dan membangun kemitraan.

    Ford dan perusahaan mobil lain semakin berfokus pada mobil self-driving dan berpotensi turut mempengaruhi mobil otonom di masa mendatang. Perusahaan mobil tersebut harus menghadapi ancaman potensial dari pesaing baru, dari Silicon Valley. Ford sedang menjajaki alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan transportasi masa depan.

    Juru bicara Ford, Mike Moran, berujar, "IBM adalah perusahaan global dengan sejarah yang kaya inovasi dan memisahkan model bisnisnya untuk memberikan hasil, yang saling melengkapi dengan apa yang kami lakukan di Ford. Mark akan membawa wawasan yang unik ke IBM. Selain itu, pengalaman dan relasi yang baru di dewan IBM akan membawa manfaat yang sama kepada Ford."

    Fields pernah bekerja di IBM dalam waktu singkat pada bagian penjualan dan pemasaran setelah lulus dari Rutgers dan sebelum melanjutkan pendidikannya di Harvard Business School.

    Menurut Fields kepada Reuters awal bulan lalu, beberapa perusahaan mobil sedang menjajaki berbagai pilihan untuk meningkatkan car-sharing, teknologi self-driving, dan layanan yang dibangun agar tetap terhubung dengan 900 pelanggan selama lebih dari setahun.

    Perusahaan ini telah berulang kali menolak mengomentari laporan bahwa Ford sedang mengejar sebuah aliansi dengan pemimpin Internet Alphabet Inc Google untuk berkolaborasi bersama pengembangan mobil self-driving. Reuters melaporkan, pada bulan Desember lalu, perusahaan telah mengadakan pembicaraan dan Fields bertemu dengan salah satu pendiri Google, Sergey Brin, pada bulan yang sama untuk membahas status perundingan.

    Ford sedang mengejar upaya mandiri untuk mengembangkan teknologi self-driving dan mengatakan awal bulan ini akan tiga kali melakukan tes mobil self-driving untuk 30 kendaraan.

    CEO Ford sebelumnya, Alan Mulally, telah menjadi direktur di Google sejak 2014. IBM juga mengatakan dua anggota dewan lama, Alain JP Belda dan William R. Brody, sudah pensiun.

    REUTERS | LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.